| dc.description.abstract | Penelitian tesis ini bertujuan mengkaji secara mendalam strategi dan dampak habituasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk menanamkan karakter religius di SMA Negeri 5 Malang. Penelitian ini berangkat dari permasalahan bahwa upaya habituasi seringkali menghadapi tantangan berupa ketidakkonsistenan, tekanan eksternal, dan kecenderungan kegiatan keagamaan yang masih bersifat seremonial, sehingga belum optimal menumbuhkan kesadaran moral siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini berfokus pada tiga rumusan masalah: 1.) Apa saja nilai-nilai PAI ditanamkan untuk membentuk karakter religius siswa, 2.) bagaimana implementasi habituasi nilai-nilai Pendidikan Agama islam untuk membentuk karakter religius siswa, dan 3.) bagaimana implikasi habituasi nilai-nilai Pendidikan Agama islam untuk membentuk karakter religius siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai PAI yang dihabituasikan mencakup Nilai Aqidah, Ibadah, Sosial, dan Akhlak. Implementasinya dilakukan melalui perencanaan yang terintegrasi dalam visi-misi sekolah, melibatkan seluruh komponen, serta pelaksanaan berbagai program rutin seperti Salam Senyum Sapa (3S), salat berjamaah, ceramah pagi (tasmi’), pembiasaan membaca Al-Qur'an, dan kegiatan tahunan seperti Dhamysoga Character Camp (DCC).
Semua program ini dievaluasi secara komprehensif. Implikasi dari habituasi yang konsisten ini adalah terbentuknya kesadaran spiritual, peningkatan antusiasme siswa dalam kegiatan keagamaan, terciptanya lingkungan sekolah yang religius, dan yang paling penting, adanya perubahan perilaku nyata siswa di SMA Negeri 5 Malang. | en_US |