Show simple item record

dc.contributor.authorIsdiawan, Kemala Anita
dc.date.accessioned2026-08-11T04:00:20Z
dc.date.available2026-08-11T04:00:20Z
dc.date.issued2025-09-08
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14054
dc.description.abstractPendahuluan: Fibroadenoma Mammae (FAM) merupakan tumor jinak fibroepitelial mammae yang pembentukannya dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron yang berikatan pada Estrogen Receptor-α (ER-α) dan Progesteron Receptor (PR). Ikatan ini diduga mengaktivasi jalur sinyal intraseluler yang menginduksi faktor pertumbuhan di jaringan stroma dan bekerja secara parakrin pada jaringan epitel untuk mendukung proliferasi sel tumor. Peningkatan proliferasi sel berlebih, terutama pada jaringan mammae yang hipersensitif terhadap hormon, akan mempercepat proses proliferasi jaringan stroma yang pada akhirnya mempengaruhi pembesaran ukuran tumor. Namun korelasi antar ER-α dan PR di jaringan stroma dengan pertumbuhan ukuran FAM masih belum diketahui sehingga penelitian ini perlu dilakukan. Diharapkan penelitian ini memberikan manfaat dengan mendukung SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui peningkatan pemahaman mengenai mekanisme hormonal FAM. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian terdiri dari 24 jaringan tersimpan pasien FAM RSI UNISMA yang telah dilakukan eksisi dan ukuran tumor didapat dari data rekam medis. Ekspresi reseptor dianalisis melalui pengecatan imunohistokimia dengan antibodi spesifik ER-α dan PR. Hasil pulasan dihitung menggunakan software ImageJ. Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman p<0.05. Hasil: Sebanyak 24 kasus FAM di RSI UNISMA memiliki rentang ukuran tumor antara 2-10 cm. Nilai rata-rata ekspresi ER-α di jaringan stroma sebesar 2,46%, sedangan ekspresi PR 5,58%. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara ekspresi ER-α dan PR dengan ukuran tumor FAM (p > 0,05), meskipun masing-masing ekspresi berkontribusi sebesar 23% dan 11% terhadap ukuran tumor FAM. Hal ini diduga karena ekspresi ER-α dan PR yang lebih dominan di epitel duktus laktiferus, sedangkan pada jaringan stroma, kedua respetor lebih berperan sebagai modulator mikro lingkungan daripada pengendali langsung proliferasi FAM. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara ekspresi ER-α dan PR pada jaringan stroma dengan ukuran tumor pasien FAM di RSI UNISMA. Kata Kunci: Fibroadenoma Mammae; Ukuran tumor; ER-α; PRen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectFibroadenoma Mammaeen_US
dc.subjectUkuran tumoren_US
dc.subjectER-α; PRen_US
dc.titleHubungan Antara Ekspresi Estrogen Receptor-α dan Progesterone Receptor Jaringan Stroma Dengan Ukuran Tumor Pada Pasien Fibroadenoma Mammae di RSI UNISMAen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang