Show simple item record

dc.contributor.authorSusanti, Ratna Dwi
dc.date.accessioned2026-08-20T03:42:34Z
dc.date.available2026-08-20T03:42:34Z
dc.date.issued2026-07-08
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14101
dc.description.abstractPernikahan dini masih menjadi tantangan serius bagi Indonesia dengan dampak negatif yang luas, mulai dari risiko kesehatan reproduksi, putus sekolah, kemiskinan antargenerasi, hingga kekerasan dalam rumah tangga. Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang mencatat angka pernikahan dini cukup tinggi, namun menunjukkan tren penurunan signifikan setelah kepala desa mengimplementasikan program pencegahan berbasis kepemimpinan transformasional sejak 2019. Angka pernikahan dini di KUA Kecamatan Poncokusumo mencapai puncaknya tahun 2021 dengan 11 kasus dan berhasil ditekan menjadi 6 kasus pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kepemimpinan transformasional kepala desa dalam menekan angka pernikahan dini di Desa Sumberejo serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan teori Bass dan Avolio (1994, hlm 2-4) yang mencakup empat dimensi: Idealized Influence, Inspirational Motivation, Intellectual Stimulation, dan Individualized Consideration. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam informan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik Bass & Avolio (1994, hlm. 2–4). Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala desa terimplementasi nyata melalui keempat dimensi. Idealized Influence terwujud melalui keteladanan personal dan Peraturan Desa yang disusun partisipatif. Inspirational Motivation diwujudkan melalui visi pendidikan bersama dan bantuan bagi anak miskin berprestasi. Intellectual Stimulation terwujud melalui penyajian fakta dampak pernikahan dini dan pelibatan mahasiswa sebagai agen sosialisasi. Individualized Consideration diwujudkan melalui identifikasi keluarga berisiko, kunjungan rumah multidisiplin, dan fasilitasi akses program Sekolah Rakyat. Faktor pendukung meliputi perubahan kesadaran masyarakat, sinergi tokoh agama, dan dukungan pemerintah kabupaten. Faktor penghambat meliputi remaja perantau di luar jangkauan desa, tekanan tradisi adat, keterbatasan anggaran, dan belum meratanya sosialisasi kepada kelompok remaja. Kata Kunci: kepemimpinan transformasional, pernikahan dini, kepala desa, pencegahan, Desa Sumberejoen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectkepemimpinan transformasionalen_US
dc.subjectpernikahan dinien_US
dc.subjectkepala desaen_US
dc.subjectpencegahanen_US
dc.subjectDesa Sumberejoen_US
dc.titleKepemimpinan Transformasional Kepala Desa Dalam Upaya Menekan Angka Pernikahan Dini Di Desa Sumberejo Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malangen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang