Show simple item record

dc.contributor.authorWanda, Yumna Hanum Nabila
dc.date.accessioned2026-08-20T04:20:38Z
dc.date.available2026-08-20T04:20:38Z
dc.date.issued2026-04-02
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14122
dc.description.abstractPendahuluan: Tingginya angka resistensi Staphylococcus aureus menuntut upaya peningkatan efektivitas terapi antibakteri melalui strategi pengobatan kombinasi. Penggunaan agen adjuvan berbahan alam herbal yang kaya metabolit sekunder berpeluang besar memperkuat aktivitas antibiotik konvensional tersebut. Bunga telang (Clitoria ternatea L.) terbukti memiliki aktivitas antibakteri yang baik, namun studi mengenai interaksinya jika dikombinasikan dengan antibiotik masih sangat terbatas. Metode: Studi eksperimental laboratorium in vitro ini menggunakan metode Ameri-Ziaei Double Antibiotic Synergism Test (AZDAST) untuk mengevaluasi interaksi antibakteri dari kombinasi ekstrak bunga telang 50% b/v (pelarut etanol, n-heksana, dan etil asetat) dengan amoksisilin atau tetrasiklin (cakram 30 µg) terhadap Staphylococcus aureus berdasarkan pengukuran diameter zona hambat. Hasil: Zona hambat (ZOI) kombinasi amoksisilin dengan ekstrak etanol memiliki rata-rata tertinggi (55.06 ± 1.45 mm) dibandingkan etil asetat (52.38 ± 2.60 mm) dan n-heksana (52.12 ± 4.26 mm), namun secara statistik ketiga kombinasi tersebut tidak berbeda signifikan terhadap Staphylococcus aureus. Sementara itu, ZOI kombinasi tetrasiklin dengan ekstrak etil asetat (42.24 ± 3.03 mm) terbukti secara signifikan lebih besar daripada ekstrak etanol (37.76 ± 2.85 mm), sedangkan ekstrak n-heksana (37.86 ± 1.87 mm) menunjukkan efektivitas yang tidak berbeda nyata dengan keduanya. Kesimpulan: Interaksi kombinasi amoksisilin dengan ekstrak etanol dan etil asetat bunga telang (Clitoria ternatea L.,) bersifat sinergis, sedangkan dengan ekstrak n-heksana bersifat not distinguishable. Sementara itu, kombinasi tetrasiklin dengan ketiga pelarut ekstrak tersebut seluruhnya menunjukkan interaksi not distinguishable terhadap Staphylococcus aureus. Kata Kunci: Clitoria ternatea L., Amoksisilin, Tetrasiklin, Staphylococcus aureus, Zona Hambat, AZDASTen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectClitoria ternatea L.en_US
dc.subjectAmoksisilinen_US
dc.subjectTetrasiklinen_US
dc.subjectStaphylococcus aureusen_US
dc.subjectZona Hambaten_US
dc.subjectAZDASTen_US
dc.titleInteraksi Ekstrak Bunga Dari Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.,) Dengan Antibiotik Amoksisilin Atau Tetrasiklin Terhadap Aktivitas Staphylococcus Aureusen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang