Show simple item record

dc.contributor.authorFana, Linda Laila Zahas
dc.date.accessioned2023-03-04T02:45:57Z
dc.date.available2023-03-04T02:45:57Z
dc.date.issued2023-01-23
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/6637
dc.description.abstractStorytelling adalah kegiatan bercerita, baik dilakukan secara manual maupun dengan menggunakan alat teknologi dan internet. Fokus pada penelitian ini bagaimana pola narasi Storytelling pada media sosial tiktok, Instagram dan bagaimana implikasi pola narasi storytelling kuliner Jawa Timur Media sosial untuk pembelajaran Bahasa Indonesia disekolah menengah atas? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola narasi Storytelling kuliner Jawa Timur di media sosial tiktok dan Instagram, mendeskripsikan pola narasi Storytelling pada iklan makanan dimedia sosial Instagram, mendeskripsikan implikasi pola narasi Storytelling kuliner Jawa Timur media sosial untuk pembelajaran Bahasa Indonesia disekolah menengah. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Dalam penelitian yang berjudul ´Narasi Storytelling Makanan Jawa Timur Di Platform Marketplace Dan Media Sosial Indonesia” .Peneliti bertindak sebagai pengamat penuh. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 oktober 2022 sampaiselesai. Peneliti mengamati narasi storytelling yang dilakukan oleh tiktoker yang berbentuk vlog kuliner. Data dalam penelitian ini berupa data verbal yang secara spesifiknarasi tersebut memuat kajian narasi storytelling dalam vlog atau iklan yang ada di mediasosial. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan teknik studi dokumenter, karena sumber data peneliti merupakan dokumen berupa video dan gambar.Berdasarkan analisis data yang telah dikemukakan pada Bab IV, Pola narasi storytelling dimedia sosial Tiktok terdiri dari ulasan unsur keadaan, perbandingan produk, perbandingan waktu antri dengan tingkat kepuasan, detai harga, ajakan, pilihan, waktu, bentuk sajian, cita rasa, definisi, menu pilihan dan cita rasa, slogan, keunggulan, menu, lokasi, persepsi, pengunjung, keunggulan dan cita rasa. Pola narasi storytelling tersebut terdapat dalam narasi walau dalam susunannya berbeda. Unsur ajakan menjadi ciri khas dalam pola narasi storytelling kuliner Jawa Timur. Pola narasi storytelling di media sosial Instagram terdiri dari unsur nama menu, saran, nama, lokasi dan waktu, menu pilihan, keunggulan dan cita rasa, ajakan, lokasi, keunggulan, bahan, definisi, pernyataan, cita rasa, menupilihan, nama dan lokasi, saran, waktu. Unsur lokasi menjadi unsur yang selalu melekat pada narasi storytelling makanan Jawa Timur di media sosial Instagram. Implikasi penggunaan narasi storytelling kuliner Jawa Timur yaitu dapat digunakan sebagai materi dalam pembelajaran teks eksposisi. Sesuai dengan silabus mata pelajaran Bahasa Indonesia Fase E semester 1. Narasi storytelling kuliner Jawa Timur dapat dipergunakan sebagai contoh teks eksposisi yang disajikan kepada siswa untuk dianalisis struktur dan kaidahkebahasaannya. Penelitian ini berimplikasi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Pola narasi storytelling yang tertuang dapat melatih peserta didik untuk dapat meningkatkan kompetensi dalam penulisan teks eksposisi dan penulisan kalimat persuasi. Hal tersebut memberikan peluang kepada peserta didik untuk memiliki dua keterampilan sekaligus yaitu keterampilan menulis danberbicara. Diksi pilihan dalam pola narasi storytelling dapat memengaruhi orang lain untuk tertarik dengan barang yang ditawarkan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectmakanan jawa timuren_US
dc.subjectmarketplace dan media sosialen_US
dc.titleNarasi Storytelling Makanan Jawa Timur di Platform Marketplace dan Media Sosialen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang