dc.description.abstract | Penelitian ini dimulai PADA tanggal 14 mei sampai 29 mei 2019, lokasi penelitian bertempat dilaboratorium Halal Center, laboratorium terapan Universitas Islam Malang dan laboratorium farmasi Universitas Islam Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan lisin dalam proses enkapsulasi probiotik enkapsulasi Lactobacillus salivarius terhadap jumlah mikroba dan kandungan BO sehingga di peroleh hasil yang optimal dalam proses enkapsulasi probiotik Lactobacillus salivarius.
Materi utama yang di gunakan dalam penelitian ini adalah isolat bakteri Lactobacillus salivarius, lisin dan bahan bahan kimia untuk enkapsulasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah penambahan lisin dalam proses enkapsulasi probiotik Lactobacillus salivarius meliputi: P=pengenkapsulasi tanpa penambahan lisin, Q=pengenkapsulasi dan penambahan lisin 1,9%, R=pengenkapsulasi dan penambahan lisin 2,4%, S= pengenkapsulasi dan penambahan lisin 2,9%.
Analisis ragam menunjukan tingkat penambahan lisin menunjukan pengaruh beda nyata (P<0,05) terhadap jumalh mikroba dan tidak berpengaruh nyata pada kandungan BO. Rata rata jumlah mikroba masing masing perlakuan yaitu: P=〖1,363.10〗^7, Q=〖1,334.10〗^7, R=〖1,361.10〗^7 dan S=〖1,448.10〗^7. sedangkan rata rata pada kadar BO menunjukan P=81.279%, Q=79.656%, R=80.772%, S=81.035%.
Kesimpulan Penambahan lisin sampai 2,9% pada bahan enkapsulasi dapat meningkatkan jumlah mikroba Lactobacillus salivarius dan tidak mempengaruhi kandungan BO probiotik enkapsulasi. Penambahan lisin yang terbaik pada proses enkapsulasi Lactobacillus salivarius pada dosis 2.9%.
Kata Kunci: Lisin, Probitik Enkapsulasi, Lactobacillus Salivarius, Jumlah Mikroba, Kadar Bahan Organik | en_US |