Pengaruh Debt To Equity Ratio, Return On Asset, dan Price Earning Ratio Terhadap Return Saham pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Rokok yang Terdapat di Bursa Efek Indonesia Periode 2012 - 2022
Abstract
Intan Ainur Rohmah, 2024, Pengaruh Debt to Equity Ratio, Return On Asset, dan Price Earning Ratio Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Rokok yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2022, Dosen Pembimbing I Dra. Sri Nuringwahyu, M.Si, Dosen Pembimbing II Eny Widayawati, S.AB., M.AB.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui dan menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap return saham. (2) Mengetahui dan menganalisis pengaruh Return On Asset terhadap return saham. (3) Mengetahui dan menganalisis Price Earning Ratio terhadap return saham. (4) Mengetahui dan menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio, Return On Asset, dan Price Earning Ratio secara simultan terhadap return saham. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 44. Analisis data menggunakan alat software SPSS 23. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham dengan nilai uji t hitung < t tabel (-0,983 > 1.684) sedangkan nilai sig. > 0,05 (0,555 > 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa investor dalam industri ini lebih fokus pada faktor lain seperti stabilitas pendapatan, kebijakan dividen, dan kinerja keuangan secara umum daripada pada struktur utang perusahaan Return On Asset (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham dengan nilai uji t hitung > t tabel (2.540 > 1.684) sedangkan nilai sig. < 0,05 (0,015 < 0,05). Tingginya ROA mencerminkan efisiensi operasional yang tinggi dan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aset yang dimilikinya, yang menarik minat investor dan meningkatkan return saham.. Price Earning Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham dengan nilai uji t hitung > t tabel (2.095 > 1.684) sedangkan nilai sig. < 0,05 (0,043 < 0,05). PER yang tinggi mencerminkan ekspektasi pasar yang positif terhadap pertumbuhan laba di masa depan, yang meningkatkan minat investor dan harga saham, serta menghasilkan return saham yang lebih tinggi.
Secara simultan Debt to Equity Ratio, Return On Asset dan Price Earning Ratio terhadap return saham dengan nilai uji F hitung > F tabel (2.840 > 2.839) dan nilai sig. < 0,05 (0.050 = 0,05). Variabel independen pada penelitian ini memberikan kontribusi sebesar 11,4% terhadap variabel dependen.
Kata Kunci : Debt to Equity Ratio, Return On Asset, Price Earning Ratio, Return Saham
