Pengaruh Green Banking, Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing To Deposit Ratio (FDR), Dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Profitabilitas Pada Bank Umum Syariah Periode 2021-2023
Abstract
Krisis iklim telah muncul sebagai tantangan global yang kritis, yang mengharuskan keterlibatan berbagai sektor, termasuk industri perbankan, dalam penyelesaiannya. Di Indonesia, perbankan syariah telah membuat langkah signifikan melalui adopsi praktik Green Banking. Meskipun komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan adalah yang terpenting, sama pentingnya untuk mempertimbangkan profitabilitas. Penelitian ini berupaya untuk menguji efek simultan dan individual dari Green Banking, Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah, seperti yang ditunjukkan oleh Return on Assets (ROA), selama periode 2021 hingga 2023. Dengan memanfaatkan metodologi kuantitatif, penelitian ini menganalisis data sekunder yang berasal dari laporan tahunan 12 Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Temuan menunjukkan bahwa, jika dipertimbangkan bersama-sama, Green Banking, CAR, FDR, dan BOPO secara signifikan memengaruhi ROA. Namun, dalam analisis parsial, Green Banking dan CAR menunjukkan hubungan negatif yang signifikan dengan ROA, sementara FDR dan BOPO tidak menunjukkan dampak yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa, meskipun peran penting Green Banking dalam mempromosikan keberlanjutan lingkungan, dampaknya terhadap profitabilitas memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Keterbatasan studi ini meliputi ketersediaan data komprehensif yang tidak memadai mengenai praktik Green Banking dari beberapa bank dan ukuran sampel yang terbatas, yang hanya terdiri dari 12 lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menjadi referensi dasar bagi kemajuan kebijakan Green Banking yang tidak hanya mendorong keberlanjutan lingkungan tetapi juga meningkatkan profitabilitas perbankan Islam di masa mendatang.
