Implementasi Standard Operating Procedure (Sop) Proses Produksi Pabrik Rokok Banyu Anyar Lestari
Abstract
Mohammad Ivan Maulana, NPM 21901092154, Program Studi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang. Implementasi Standard Operating Procedure (SOP) Proses Produksi pada Pabrik Rokok Banyu Anyar Lestari, Dosen Pembimbing I : Dr. Siti Saroh, M.Si. Dosen Pembimbing II: Eny Widayawati, S.AB., M.AB.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran implementasi Standard Operating Procedure (SOP) proses produksi pada PR Banyu Anyar Lestari dalam langkah menjaga kestabilan proses produksi guna menjaga kekonsistenan dan kualitas produk yang dihasilkan sehingga mampu menjaga kestabilan pasarnya.
Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif. Tujuan dalam penggunaan jenis penelitian tersebut ialah untuk mendapatkan gambaran secara jelas dan menyeluruh, yang kemudian dideskripsikan secara jelas terkait implementasi Standard Operating Procedure (SOP) proses produksi pada Pabrik Rokok Banyu Anyar Lestari. Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan, penelitian ini menggunakan pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan manajemen produksi sebagai grand teori, dan juga menggunakan landasan teori proses produksi, UU No.13 Tahun 2003 (Ketenagakerjaan), Standard Operating Procedure (SOP), dan Leader Member Exchange (LMX).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Standard Operating Procedure (SOP) proses produksi pada Pabrik Rokok Banyu Anyar Lestari berjalan dengan baik. Fenomena yang terjadi di lapangan, SOP yang terdapat pada PR Banyu Anyar Lestari tidak tertuang secara tertulis. Karena sesuai dengan kaidahnya hasil penyusunan SOP akan menghasilkan output yang dituangkan secara tertulis terperinci atau disajikan dengan gambar berupa bagan. SOP yang menunjang kegiatan proses produksi ini tidak memiliki sesuatu yang mengikat. Dari teori SOP dan fenomena lapangan yang bertolak belakang ini menjadi sebuah hal yang menarik bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Dari analisis pada penelitian ini mendapatkan adanya pengaruh yang mampu menunjang pengimplementasian SOP lisan pada PR Banyu Anyar Lestari. Pengaruh yang menunjang penerapan tersebut ialah adanya hubungan yang baik antara atasan dan bawahan atau disebut dengan LMX (Leader Member Exchange). LMX yang diterapkan pada PR Banyu Anyar Lestari ialah komunikasi horizontal yang sejajar atau mendatar antara in group dan out group. Sehingga dari adanya hubungan atasan dan bawahan Leader Member Exchange (LMX) yang baik dalam proses implementasi SOP tidak tertulis pada PR Banyu Anyar Lestari tetap mampu berjalan dengan baik sesuai tujuan dan manfaat SOP pada umumnya. Sekalipun terdapat perubahan terhadap SOP, dapat ditangani dan diperbaiki dengan baik sesuai dengan yang dibutuhkan.
Kata Kunci : Standard Operating Procedur (SOP), Proses Produksi , Leader Member Exchange (LMX)
