Peran Ekonomi Kreatif Dalam Meningkatkan Pendapatan Usaha Kuliner Kopi Pringgitan Singaderma
Abstract
Penelitian ini dilakukan karena ekonomi kreatif mulai diakui perannya yang cukup penting dalam pembangunan ekonomi dan pembangunan bisnis. Implementasi ekonomi kreatif ke bentuk pengembangan industri kreatif menjadi solusi cerdas dalam mempertahankan keberlanjutan pengembangan ekonomi dan pengembangan bisnis di era persaingan global. Kota Batu sebagai kota pariwisata tentunya memiliki banyak pebisnis kuliner dan pastinya industri bisnis kuliner serta ekonomi kreatif ini berinovasi untuk menghasilkan produk yang dibutuhkan pasar. Kopi Pringgitan Singaderma merupakan salah satu usaha di bidang kuliner yang memproduksi kopi menjadi usaha yang turut mendorong produksi komoditas kopi di Kota Batu yang masih belum signifikan. Namun pendapatan yang diperoleh usaha ini masih belum maksimal karena penjualan usaha ini masih belum menyeluruh sehingga masih belum mencapai target penjualannya.
Bagaimana peran ekonomi kreatif dalam meningkatkan pendapatan usaha ini dan bagaimana pendapatan usaha ini dengan adanya peran ekonomi kreatif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekonomi kreatif berperan dalam peningkatan pendapatan yang diperoleh usaha kuliner Kopi Pringgitan Singaderma. Dari delapan indikator peran ekonomi kreatif, enam di antaranya usaha ini turut berkontribusi. Enam indikator tersebut adalah berkontribusi terhadap PDB, menciptakan lapangan pekerjaan, menciptakan lapangan usaha, memberikan dampak positif pada sektor lain, berdampak baik terhadap aspek sosial, serta berdampak terhadap pelestarian budaya. Dua indikator yang belum terdapat pada usaha ini yaitu mempertinggi ekspor dan meningkatkan iklim bisnis. Pada hal ini ekonomi kreatif dikatakan sangat berperan dalam meningkatkan pendapatan usaha Kopi Pringgitan Singaderma.
Pendapatan usaha Kopi Pringgitan Singaderma mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi bukti bahwa ekonomi kreatif berperan dalam meningkatkan pendapatan yang diperoleh. Pendapatan pada tahun 2023 dan 2024 sudah mencapai target penjualan sedangkan pada tahun sebelumnya masih belum mencapai targetnya.
Usaha ini harus mempertahankan kualitas biji kopinya serta meningkatkan lagi kualitas biji dan jumlah produk biji kopinya agar dapat melakukan ekspor yang sesuai permintaan serta dapat menarik investor untuk investasi pada usaha ini.
