Implementasi Kebijakan Kurikulum di Sekolah Al-Khusyu’ Desa Tugurejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar
Abstract
Penelitian Ini dilakukan atas dasar adanya kesenjangan pelaksana terhadap implementasi kebijakan kurikulum sekolah, cenderung lemah dan tidak konsisten. Maka dari itu untuk mengatasi hal tersebut Sekolah Al-khusyu’ di Kec. Wates Kab. Blitar melakukan pengembangan kebijakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sebagai bahan implementasi kebijakan sekolah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran implementasi kebijakan kurikulum dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan beserta faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan tersebut. Untuk mengetahuinya maka digunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi dan penelusuran data online.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum implementasi kebijakan KTSP sudah terealisasi dengan baik. Lebih dalam, Implementasi kebijakan kurikulum di sekolah Al-khusyu’ Kabupaten Blitar masih belum optimal. Hal tersebut ditinjau berdasarkan 6 variabel model implementasi yang di kemukakan oleh Van Meter dan Van Horn (1975) yakni; Standar dan tujuan kebijakan, Sumber daya, karakteristik agen pelaksana, komunikasi antar organisasi, disposisi atau sikap pelaksana, lingkungan sosial dan ekonomi. Faktor pendukung dalam implementasi kebijakan kurikulum dilokasi tersebut yakni; Kebijakan Pimpinan Pembuat Kurikulum, Sumber daya finansial, sarana dan prasarana, Adapun faktor penghambatnya ialah; SDM (Pelaksana) dan mutu tenaga pendidik.
Rekomendasi yang diberikan kepada Pengambil Kebijakan yakni untuk melakukan kegiatan pedampingan pelaksanaan KTSP. Adapun kepada Guru yaitu membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaram (RPP) berkelanjutan dengan pelaksanaan Kelompok Kerja Guru (KKG) lintas sekolah.
