Analisis Laporan Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan
Abstract
Subyek dalam penelitian ini adalah PT Bukit Asam Tbk. Objek penelitiannya adalah menganalisa laporan keuangan perusahaan periode 2018-2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan datanya dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis rasio yaitu rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas, dan rasio provitabilitas.
Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa rasio likuiditas dengan perhitungan rata-rata current ratio sebesar 235% yang berarti sangat baik yang utang lancar bisa dijamin dengan adanya aktiva lancar, quick ratio sebesar139% sangat baik yang menandakan perusahaan memiliki aktiva lancar dari total utang lancar, dan cash ratio sebesar 114% menunjukkan sangat baik karena utang lancar perusahaan dapat dijamn dengan kas persahaan. Rasio Solvabilitas dengan perhitungan rata-rata debt to asset ratio (DAR) sebesar 31% atau dikatakan cukup baik yang diartikan perusahaan memiliki cukup kemampuan menutupi utang lancar dengan total asetnya, dan debt to equity ratio (DER) sebesar 44% yang mengartikan total utang perusahaan mampu diatasi dengan adanya modal perusahaan. Rasio aktivitas dengan peritungan rata-rata fixed assets turnover sebanyak 3 kali atau kurang baik dikarenakan perusahaan belum mampu memaksimalkan aset tetap dalam menghasilkan penjualan, dan total assets turnover ratio sebanyak 1 kali atau tidak baik, ini menunjukkan perusahaan tidak memaksimalkan total aset yang turut berkontribusi dalam menciptakan penjualan. Rasio profitabilitas dengan perhitungan rata-rata gross profit margin sebesar 34% atau sangat baik menunjukkan perusahaan mampu memaksimalkan pendapatan dalam menciptakan laba kotor, net profit margin sebesar 19% dikatakan sangat baik disebabkan perusahaan mengoptimalkan penjualan yang berkontribusi menghasilkan laba bersih, return on investment sebesar 16% menunjukkan hasil snagat baik dengan kemampuan perusahaan dalam mennghasilkan laba dari total aktiva perusahaan, dan return on equity sebesar 22% hasil menuukkan sangat baik dengan adanya kontribusi ekitas dalam menghasilkan laba bersih.
