| dc.description.abstract | Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik perusahaan yang terdiri dari intensitas aset biologis, ukuran perusahaan, dan jenis kantor akuntan publik terhadap tingkat pengungkapan aset biologis pada perusahaan sektor agrikultur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2022. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapat melaui teknik dokumentasi, yaitu dengan mengumpulkan informasi dari laporan keuangan perusahaan selama periode yang ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda yang diproses dengan SPSS versi 25. Hasil menunjukkan bahwa secara bersama-sama intensitas aset biologis, ukuran perusahaan, dan jenis kantor akuntan publik memiliki pengaruh terhadap tingkat pengungkapan aset biologis. Jika dilihat secara parsial, intensitas aset biologis tidak berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan aset biologis, sementara itu ukuran perusahaan dan jenis kantor akuntan publik memiliki pengaruh terhadap tingkat pengungkapan aset biologis pada perusahaan agrikultur erdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode yang diteliti. | en_US |