Pengaruh Kualitas Produk, Citra Merek dan Promosi Terhadap Minat Beli Produk Lipstik Hanasui (Studi pada Konsumen Mahasiswi Fakultas Ilmu Administrasi Angkatan 2021)
Abstract
Tasya Dike Jilvalisva 2025, Pengaruh Kualitas Produk, Citra Merek dan Promosi Terhadap Minat Beli Produk Lipstik Hanasui (Studi Pada Konsumen Mahasiswi Fakultas Ilmu Administrasi Angkatan 2021). Dosen Pembimbing 1 Prof. Drs. M. Mas’ud Said, MM., Ph.D, Dosen Pembimbing II Daris Zunaida, S.AB., M.AB.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kualitas produk, citra merek, dan strategi promosi terhadap minat beli konsumen pada produk Lipstik Hanasui. Latar belakang penelitian ini didorong oleh pesatnya pertumbuhan industri kosmetik di Indonesia, khususnya di segmen lipstik, yang memicu persaingan ketat antar merek. Meski Hanasui dikenal sebagai produk lokal dengan harga terjangkau, merek ini menghadapi tantangan dalam hal kualitas produk, citra merek yang kurang kuat, serta strategi promosi yang dianggap belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei yang melibatkan mahasiswi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang angkatan 2021 sebagai responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner dianalisis menggunakan IBM SPSS, dengan pendekatan analisis regresi linear berganda, uji t untuk mengukur pengaruh parsial, uji f untuk melihat pengaruh simultan, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui seberapa besar kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, citra merek, dan promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen, baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan hasil uji t, kualitas produk memiliki nilai t hitung sebesar 2,028 (sig. 0,045), citra merek sebesar 3,337 (sig. 0,001), dan promosi sebesar 8,310 (sig <0,001), yang semuanya menunjukkan pengaruh signifikan terhadap minat beli. Uji f menghasilkan f hitung sebesar 530,300 dengan tingkat signifikansi <0, 001, yang menegaskan adanya pengaruh signifikan secara bersama-sama. Sementara itu, koefisien determinasi (R²) sebesar 0,926 menunjukkan bahwa 92,6% variasi minat beli dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 7,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan perlu meningkatkan kualitas produknya, memperkuat citra merek, dan mengembangkan strategi promosi yang lebih efektif untuk menarik minat konsumen.
Kata Kunci: Kualitas Produk, Citra Merek, Promosi, Minat Beli, Lipstik Hanasui.
