Pengambilan Keputusan Berwirausaha.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan terhadap pencegahan fraud melalui efektivitas pengendalian internal. Menggunakan perusahaan "A" di Brunei sebagai studi kasus, ia melibatkan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur dengan informan kunci. Prinsip-prinsip SDG menekankan transparansi, inklusivitas, dan keberlanjutan dan dapat mendorong praktik etis yang pada gilirannya dapat menciptakan iklim untuk mencegah penipuan. Kontrol internal yang kuat—mendorong format akuntabilitas, struktur pelatihan, dan fleksibilitas—juga membuat organisasi lebih tangguh. Makalah ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana nilai-nilai etika dan perlindungan teknis berinteraksi untuk meningkatkan pencegahan penipuan di UKM di negara berkembang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip-prinsip SDG dan adanya pengendalian internal yang kuat berdampak positif terhadap pencegahan penipuan. Kombinasi fungsinya membawa efektivitas yang lebih besar daripada ketika digunakan secara mandiri, khususnya wujud UKM sebagai Perusahaan "A".
Kata kunci: Tujuan pembangunan berkelanjutan, pengendalian internal, pencegahan penipuan, tata kelola etis, Brunei, UKM
