Pengaruh Brand Syariah dan Social Media Marketing terhadap Minat Pembelian Aset Lelang BSI dengan Kepercayaan Masyarakat Umum sebagai Variabel Intervening
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand syariah dan Social Media Marketing terhadap minat berinvestasi dalam pembelian aset lelang Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan kepercayaan masyarakat umum sebagai variabel intervening. Fenomena meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran, serta pentingnya brand syariah dalam industri perbankan dengan didasari oleh perkembangan pesat perbankan syariah di Indonesia, dimana BSI berpotensi menjadi peran utama dalam pangsa pasar syariah global dan juga dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap investasi yang sesuai dengan prinsip syariah, brand syariah BSI diharapkan dapat menarik perhatian calon investor. Selain itu, peran Social Media Marketing dalam menyampaikan informasi dan membangun interaksi juga menjadi kunci dalam meningkatkan minat beli, menjadi latar belakang utama dalam penelitian ini.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang mengenal dan berinteraksi dengan program aset lelang BSI. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu, dan data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Metode ini dipilih berdasarkan keberhasilan penelitian serupa dalam mengukur pengaruh variabel-variabel terkait di sektor perbankan syariah
Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Brand syariah maupun Social Media Marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian aset lelang. Selain itu, kepercayaan masyarakat umum terbukti berperan sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan antara kedua faktor tersebut terhadap minat pembelian aset lelang. Hal ini memberikan wawasan bagi BSI untuk menunjukkan bahwa semakin kuat brand syariah BSI dan mengoptimalkan strategi pemasaran di media sosial, maka semakin tinggi kepercayaan masyarakat, yang pada akhirnya meningkatkan minat mereka untuk berinvestasi melalui aset lelang BSI.
Penelitian ini bermanfaat bagi pengembangan ilmu di bidang manajemen pemasaran syariah dan strategi digital, serta bisa menjadi panduan bagi BSI untuk menjalankan program lelang aset yang sesuai prinsip syariah dengan lebih baik. Secara teori, penelitian ini membantu membangun model pemasaran aset lelang syariah. Secara praktik, hasilnya bisa dimanfaatkan BSI untuk meningkatkan strategi pemasaran digital dan memperkuat nilai brand syariah. Temuan penelitian ini juga bisa dijadikan dasar dalam pengembangan strategi pemasaran lelang aset yang efektif, dengan memperhatikan kepercayaan masyarakat umum sebagai faktor utama.
