Kandungan Total Fenolik Dan Aktivitas Antibakteri Pada Esktrak Kulit Delima Hitam (Punica Granatum L.) Sebagai Agen Antibiotik
Abstract
Ada lebih dari 300 jenis tanaman mengandung metabolit sekunder yang bisa dijadikan salah satu alternatif pengobatan baik secara tradisional maupun modern. Dengan pengembangan modern bisa digunakan sebagai salah satu obat yang bersifat agen antibiotik, salah satunya yaitu delima (Punica granatum L.). Kulit delima (Punica granatum L.) merupakan sumber antioksidan yang potensial dengan kandungan fitokimia khususnya fenolik serta memiliki aktivitas antibakteri dan antijamur. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui kandungan total fenolik dan sifat antibakteri dengan melihat zona hambat pada kulit delima hitam (Punica granatum L.) serta korelasi ekstrak dengan sifat antibakteri. Metode pada penelitian yaitu secara eksperimental menggunakan ekstrak etanol kulit delima hitam untuk uji total kadar fenolik dengan Pereaksi Folin Ciocalteau melalui Spektrofotometer UV-VIS. Sedangkan, untuk sifat antibakteri menggunakan metode difusi sumuran dengan media MHA dan MHB pada 2 bakteri, yaitu Eschericia coli dan Staphylococcs aureus. Analisis data menggunakan uji One Way Anova pada PAST. Hasil kadar fenolik delima hitam menghasilkan kadar fenolik di rentang 20,0579 mg GAE/ml – 36,4451 mg GAE/ml. Sifat antibakteri kulit delima hitam (Punica granatum L.) menghasilkan zona hambat dengan kategori kuat baik Eschericia coli baik Staphylococcus aureus. Eschericia coli menghasilkan zona hambat dengan konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100% berturut-turut, yaitu, 12, 14; 15,85; 14,78; dan 17,27 mm. Sedangkan, pada Staphylococcus aurues menghasilkan zona hambat dengan berturut-turut, yaitu, 13,81; 17,51; 18,09; dan 18,30 mm. Korelasi kadar fenol dengan ekstrak memiliki hasil positif pada P=0,05 dengan nilai berturut-turut, Eschericia coli dan Staphylococcus aureus, yaitu 0,611 dan 0,626. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar total fenolik delima hitam memang memiliki kadar yang tinggi serta adanya sifat antibakteri.
Kata Kunci: Kulit Delima Hitam Total Fenolik, Spektrofotometer UV-VIS, metode Folin Ciocalteau, Antibakteri, Difusi Sumuran, Antibiotik.
