Pengaruh Variasi Temperature Perlakuan Panas Hasil Quenching Pada Pengelasan Smaw
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur perlakuan panas (normalizing) pasca quenching terhadap kekuatan tekuk sambungan las SMAW pada baja karbon rendah SS400. Metode yang digunakan adalah eksperimen di laboratorium dengan variasi suhu perlakuan panas sebesar 300°C, 400°C, dan 500°C menggunakan dua media quenching, yaitu oli SAE 20-50 dan aloevera. Proses pengelasan dilakukan menggunakan arus 100 A, elektroda E7016, dan kampuh V. Pengujian kekuatan tekuk dilakukan dengan metode face bend mengacu pada standar ASTM.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan panas efektif meningkatkan kekuatan bending baja SS400 dibandingkan tanpa perlakuan panas. Media quenching menggunakan oli menghasilkan kekuatan bending yang lebih tinggi dibandingkan aloevera. Kekuatan bending maksimum tercapai pada suhu 500°C dengan media oli sebesar 1503 kN/mm², sedangkan media aloevera menghasilkan 1436 kN/mm². Spesimen tanpa perlakuan panas menunjukkan kekuatan bending terendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa variasi temperatur dan jenis media quenching berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan mekanik sambungan las.
