Show simple item record

dc.contributor.authorZulfa, Yusuf Saifu
dc.date.accessioned2025-12-24T06:35:13Z
dc.date.available2025-12-24T06:35:13Z
dc.date.issued2025-07-12
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/12354
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur perlakuan panas (normalizing) pasca quenching terhadap kekuatan tekuk sambungan las SMAW pada baja karbon rendah SS400. Metode yang digunakan adalah eksperimen di laboratorium dengan variasi suhu perlakuan panas sebesar 300°C, 400°C, dan 500°C menggunakan dua media quenching, yaitu oli SAE 20-50 dan aloevera. Proses pengelasan dilakukan menggunakan arus 100 A, elektroda E7016, dan kampuh V. Pengujian kekuatan tekuk dilakukan dengan metode face bend mengacu pada standar ASTM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan panas efektif meningkatkan kekuatan bending baja SS400 dibandingkan tanpa perlakuan panas. Media quenching menggunakan oli menghasilkan kekuatan bending yang lebih tinggi dibandingkan aloevera. Kekuatan bending maksimum tercapai pada suhu 500°C dengan media oli sebesar 1503 kN/mm², sedangkan media aloevera menghasilkan 1436 kN/mm². Spesimen tanpa perlakuan panas menunjukkan kekuatan bending terendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa variasi temperatur dan jenis media quenching berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan mekanik sambungan las.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectQuenchingen_US
dc.subjectSMAWen_US
dc.subjectSS400en_US
dc.subjecttemperatur perlakuan panasen_US
dc.subjectuji bendingen_US
dc.subjectkampuh Ven_US
dc.titlePengaruh Variasi Temperature Perlakuan Panas Hasil Quenching Pada Pengelasan Smawen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang