Peran Mediasi Green Attitude dalam Memahami Dampak Faktor Individu dan Media Sosial terhadap Minat Pembelian Hijau Generasi Z di Kota Malang
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengetahuan lingkungan, kepedulian lingkungan, dan media sosial terhadap minat pembelian hijau dan bagaimana peran mediasi green attitude sebagai perantara hubungan tiga variable independent tersebut terhadap minat pembelian hijau generasi Z di Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data dari pembagian kuesioner secara langsung dan google form kepada generasi Z Kota Malang dengan rentang usia 17-27 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah sebanyak 154 responden. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan dan media sosial berpengaruh positif terhadap sikap hijau, sementara pengetahuan lingkungan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Ketiga faktor tersebut, bersama dengan sikap hijau secara signifikan memengaruhi niat pembelian hijau. Sikap hijau memediasi pengaruh kepedulian lingkungan dan media sosial terhadap minat pembelian hijau, namun tidak dengan pengetahuan lingkungan. Kebaruan penelitian menunjukkan pentingnya peran mediasi sikap hijau dalam memprediksi pengaruh media sosial terhadap minat pembelian hijau yang memiliki implikasi teoritis untuk melibatkan media sosial bagi penelitian selanjutnya. Implikasi praktis mengharuskan lembaga pendidikan untuk memaksimalkan kurikulum Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) untuk menciptakan moral lingkungan yang tinggi, serta pembuat kebijakan perlu mengintergrasikan hal tersebut dengan intervensi perilaku. Perusahaan juga harus menerapkan green marketing dengan memproduksi produk hijau dan membangun citra positif konsumen.
