| dc.description.abstract | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di Bank Muamalat Regional Jawa Timur; dengan lingkungan kerja digunakan sebagai variabel intervensi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan teknik survei dan pengambilan sampel random simple. Jumlah responden yang digunakan adalah 100 orang dari lima kantor cabang, dan data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert. Program AMOS digunakan untuk melakukan analisis data dengan metode Structural Equation Modeling (SEM). Confirmatory Factor Analysis (CFA) digunakan untuk menguji validitas, sedangkan reliabilitas diukur dengan mengekstrak nilai reliabilitas konstruk dan variasi, Berdasarkan nilai Goodness-of-Fit seperti CMIN/DF, GFI, TLI, RMSEA, dan CFI yang memenuhi kriteria dapat diterima, model penelitian dinyatakan layak.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi berdampak signifikan terhadap lingkungn kerja, namun lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhaddap kinerja karyawan. Adapun lingkungan kerja memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja karyawan dan. lingkungan tidak memediasi hubungan budaya organisasi dengan kinerja karyawan. Hasilnya menunjukkan bahwa dalam konteks Bank Muamalat Regional Jawa Timur, kinerja karyawan lebih kuat dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional, dan lingkungan kerja, daripada faktor budaya organisasi dan lingkungan kerja semata dan oleh karena itu dibutuhkan sistem strategi manajemen sumber daya manusia yang lebih terorganisir yang menjadi prioritas dalam pengembangannya dimasa mendatang. | en_US |