Pengaruh Employee Engagement dan Komitmen Afektif terhadap Kinerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening (Studi pada Yayasan Pondok Modern Al-Rifa’ie 2 Malang)
Abstract
Organisasi yang berhasil meningkatkan kinerja karyawannya merupakan organisasi yang terus melakukan upaya positif dalam peningkatan kinerja karyawannya, salah satu cara organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan yaitu dengan menciptakan kepuasan kerja melalui employee engagement atau dengan membuat karyawan memiliki keterikatan dan komitmen dengan organisasi. Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh employee engagement, komitmen afektif, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di Yayasan Pondok Modern Al-Rifa’ie 2 Malang. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh bukti-bukti empirik dan menemukan kejelasan fenomena serta kesimpulan tentang pengaruh employee engagement, komitmen afektif dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan Yayasan Pondok Modern Al-Rifa’ie 2 Malang.
Penelitian ini dilakukan di Yayasan Pondok Modern Al-Rifa’ie 2 Malang. Jenis penelitian ini menggunakan data primer dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Yayasan Pondok Modern Al-Rifa’ie 2 Malang yang berjumlah 700 karyawan. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan teknik accidental sampling pada karyawan Yayasan Pondok Modern Al-Rifa’ie 2 Malang, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 83 karyawan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial dengan model Structural Equation Modeling (SEM)-PLS.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa employee engagement berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, employee engagement berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja, variabel komitmen afektif secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja, kepuasan kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan secara simultan variabel employee engagement dan komitmen afektif berpengaruh secara tidak langsung dan tidak signifikan secara statistik terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja.
