| dc.description.abstract | Kepuasan nasabah di bank BRI Malang Martadinata yang didasarkan pada faktor pencapaian kinerja pegawai yang tidak sama. Kepuasan kerja pegawai yang menurun diakibatkan di lingkungan kerja seperti imbalan yang tidak pantas, rekan kerja yang tidak mendukung, ketidak sesuaian kepribadian, dan budaya organisasi yang masih kurang.
Mengingat hal tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara budaya organisasi, motivasi kerja, kinerja pegawai, kepuasan kerja baik secara langsung maupun tidak langsung yang terjadi di bank BRI Malang Martadinata.
Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif analisis data dari populasi dan sampel yang didapatkan dalam penelitian, data primer dan data sekunder dikumpulkan dengan menggunakan skala likert. Pengujian instrumen penelitian yang dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, PLS untuk membuktikan hipotesis.
Dilihat dari hasil dapat diketahui bahwa nilai t-statistik untuk pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Variabel Kepuasan Kerja adalah 7,691 > 1,96 dan untuk nilai P values nya ialah 0,000 < 0,05 yang artinya Budaya Organisasi berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja dan hipotesis diterima, nilai t-statistik untuk pengaruh Motivasi Bekerja terhadap Kepuasan Kerja ialah 2,237 > 1,96 dan untuk nilai P-values nya ialah 0,020 < 0,05 yang artinya Motivasi Bekerja berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja, artinya hipotesis diterima, nilai t-statistik untuk pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai ialah 6,469 > 1,96 dan untuk nilai P values nya ialah 0,000 < 0,05. nilai t-statistik untuk pengaruh Motivasi Bekerja terhadap Kinerja Pegawai ialah 0,918 < 1,96 dan untuk nilai P-values nya ialah 0,359 > 0,05 yang artinya Motivasi Bekerja tidak berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai dan hipotesis ditolak, nilai t-statistik untuk pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai ialah 3,427 > 1,96 dan untuk nilai P-values nya ialah 0,001 < 0,05 yang artinya Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai, artinya hipotesis diterima, nilai P values ialah sebesar 0,002 < 0,05, hal ini menjelaskan hipotesis bahwa variabel Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja diterima dan memiliki nilai t-statistik ialah sebesar 1,757 < 1,96 dan nilai P values nya ialah 0,079 > 0,05 yang artinya hipotesis bahwa variabel Motivasi Bekerja terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja ditolak.
Dari hasil tersebut merepresentasikan bahwa pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai memiliki statistik yang tinggi. Maka dari itu perusahaan diharapkan bisa meningkatkan kualitas sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan dan target yang menjadi program tahunan. | en_US |