Strategi Digitalisasi Pasar Tradisional Non-Pangan Kabupaten Lamongan Dalam Menghadapi Disrupsi E-Commerce (Studi Kasus Pada PERUMDA Pasar Baru Di Kabupaten Lamongan)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digitalisasi pasar tradisional non-pangan di Kabupaten Lamongan dalam menghadapi disrupsi e- commerce. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Fokus utama penelitian ini adalah pada proses digitalisasi pasar, mencakup tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengujian, serta peluncuran dan penggunaan sistem digital. Sumber data yang digunakan yaitu data sekunder dan data primer. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti dengan bantuan catatan lapangan, rekaman audio, foto, dan lain-lain. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik dari Robert K. Yin. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi pasar tradisional no- pangan di Kabupaten Lamongan menghadapi berbagai hambatan pada tiap tahap implementasi, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pengujian, hingga peluncuran dan penggunaan sistem. Hambatan yang ditemukan antara lain kurangnya pemahaman teknologi di kalangan pedagang, keterbatasan pelatihan, minimnya komunikasi efektif, serta tantangan dalam sosialisasi dan dukungan teknis. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pengelola pasar, pedagang, dan pengembang teknologi, serta perlunya pelatihan berkelanjutan agar pasar tradisional dapat bertransformasi dan tetap relevan di era digital.
Kata Kunci : Digitalisasi Pasar Tradisional, Disrupsi E-Commerce, Strategi Implementasi TAM (Technology Acceptance Model), PERUMDA Lamongan, Studi Kualitatif.
