Pengaruh Rasio Aktivitas Dan Rasio Pertumbuhan Terhadap Kinerja Keuangan Dompet Dhuafa
Abstract
Penelitian ini dilakukan atas dasar pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana sosial oleh lembaga filantropi Islam. Dompet Dhuafa merupakan salah satu lembaga yang menyajikan dua laporan keuangan terpisah, yakni laporan LAZ dan laporan Nazhir Wakaf, yang memungkinkan analisis kinerja keuangan secara menyeluruh. Berdasarkan data laporan keuangan tahun 2014–2023, terjadi fluktuasi penerimaan dan penyaluran dana, serta kesenjangan antara keduanya. Fenomena ini memengaruhi efisiensi dan kinerja keuangan lembaga.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Rasio Aktivitas dan Rasio Pertumbuhan terhadap Kinerja Keuangan Dompet Dhuafa, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan menganalisis 32 laporan keuangan
Hasil analisis menunjukkan bahwa baik Rasio Aktivitas maupun Rasio Pertumbuhan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan Dompet Dhuafa. Selain itu, secara simultan, kedua variabel tersebut juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap efisiensi keuangan lembaga. Ini menunjukkan bahwa efektivitas penyaluran dana serta pertumbuhan penghimpunan dana dari tahun ke tahun sama-sama penting dalam mendukung efisiensi lembaga filantropi. Rasio Aktivitas berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas penyaluran dana kepada mustahik, sedangkan Rasio Pertumbuhan mencerminkan keberhasilan dalam meningkatkan penghimpunan dana dari tahun ke tahun. Rasio Aktivitas dan Rasio Pertumbuhan berkontribusi sebesar 53,8% terhadap perubahan Kinerja Keuangan Dompet Dhuafa.
Kata Kunci: Rasio Aktivitas, Rasio Pertumbuhan, Kinerja Keuangan
