Show simple item record

dc.contributor.authorISWAHYUDI, MUCH KRISNA
dc.date.accessioned2026-01-12T05:58:10Z
dc.date.available2026-01-12T05:58:10Z
dc.date.issued2025-06-30
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/12539
dc.description.abstractAir merupakan elemen penting bagi kehidupan, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan irigasi. Namun, tidak semua wilayah di Indonesia memiliki akses air bersih yang memadai, terutama saat musim kemarau. Selain itu, ketidakseimbangan dalam penggunaan lahan, seperti alih fungsi lahan pertanian ke non-pertanian, seringkali mengabaikan daya dukung lingkungan. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya erosi di daerah aliran sungai (DAS), yang pada akhirnya mengganggu keseimbangan ekosistem dan menurunkan produktivitas lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju erosi dan skenario tata guna lahan di DAS Bogowonto. Metode yang digunakan adalah Revised Universal Soil Loss Equation (RUSLE), yang dibantu oleh perangkat lunak ArcGIS versi 10.8. Data yang dianalisis meliputi curah hujan, penggunaan lahan, jenis tanah, dan kemiringan lereng, yang semuanya diolah untuk mengetahui nilai laju erosi dan untuk mensimulasikan perubahan tata guna lahan dan menghasilkan skenario yang tepat. Hasil analisis menunjukkan bahwa laju erosi di DAS Bogowonto mencapai 109,996 ton/ha/tahun. Angka ini menunjukan tingkat bahaya erosi sedang . Simulasi skenario tata guna lahan dilakukan dengan mengubah lahan kosong menjadi tegalan atau ladang, yang selanjutnya dialihfungsikan menjadi lahan perkebunan. Langkah ini mampu menurunkan laju erosi menjadi 96,908 ton/ha/tahun, bahkan dapat ditekan hingga 26,640 ton/ha/tahun melalui penerapan praktik konservasi yang tepat. Metode konservasi vegetatif terbukti paling efektif, dengan menggunakan tanaman musiman seperti jagung, kacang tanah, tebu, kedelai, dan talas yang ditanam dengan jarak 0,6 m– 1 m, serta tanaman tahunan seperti cengkeh, pisang, mangga, jeruk, dan kelapa yang ditanam dengan jarak 2 m – 15 m. Selain itu, identifikasi menggunakan ArcGIS menunjukkan bahwa luas kawasan konservasi di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo mencapai 225,994 hektar, yang menunjukkan potensi besar dalam mendukung upaya konservasi lahan dan pengelolaan DAS secara berkelanjutanen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectArcGISen_US
dc.subjectDASen_US
dc.subjecterosien_US
dc.subjectkonservasi vegetatifen_US
dc.subjectpenggunaan lahanen_US
dc.subjectRUSLEen_US
dc.titleAnalisa Laju Erosi Dan Arahan Konservasi Lahan Berbasis Arcgis Pada Das Bogowonto Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengahen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang