| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyimpanan terhadap kualitas fisik dedak padi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2025 di Laboratorium Terpadu Universitas Islam Malang, Jl. MT. Haryono, Malang, Jawa Timur.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah dedak padi yang berasal dari unit penggilingan padi di Kota Malang. Peralatan yang digunakan adalah gelas ukur, timbangan digital, corong, dan alat tulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan, 7 ulangan. Perlakuan penelitian adalah lama penyimpanan: 0 hari (P0), 7 hari (P1), dan 14 hari (P2). Variabel penelitian adalah kualitas fisik dedak padi meliputi: berat jenis (g/liter), kerapatan tumpukan (g/ml), dan kerapatan padatan tumpukan (g/liter). Data yang diperoleh dianalisis sidik ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test.
Berdasarkan hasil penelitian, lama penyimpanan memberikan pengaruh terhadap terhadap kerapatan tumpukan dan rata-rata kerapatan padatan tumpukan (P<0.05) namun tidak memberikan perbedaan terhadap berat jenis (P>0.05). Rata-rata kerapatan tumpukan perlakuan P0, P1, dan P2 masing-masing adalah 320,57; 325,91; dan 340,11 g/liter. Rata-rata kerapatan padatan tumpukan perlakuan P0, P1, dan P2 masing-masing adalah: 485,50; 447,57; dan 486,41 g/liter. Rata-rata berat jenis dedak padi perlakuan P0, P1, dan P2 masing-masing adalah: 1,21; 1,24, dan 1,19 g/ml.
Dapat disimpulkan bahwa lama penyimpanan sampai 14 hari mempengaruhi kerapatan tumpukan dan kerapatan padatan tumpukan dedak padi namun tidak mempengaruhi berat jenis dedak padi. Rata-rata berat jenis, kerapatan tumpukan dan kerapatan padatan tumpukan selama penyimpanan 14 hari masih termasuk kategori baik. Disarankan untuk melakukan uji kualitas fisik dedak padi pada lama penyimpanan diatas 14 hari. | en_US |