Pengaruh Perendaman Daging Itik Afkir Dengan Sari Daun Kenikir Terhadap Kadar Air Dan Water Holding Capacity (Whc)
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Juli – 29 Agustus 2024 bertempat di Laboratorium Pangan Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh perendaman sari daun kenikir terhadap kadar air dan WHC terhadap daging itik afkir.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging itik afkir (pada bagian dada) seberat 100 gram dan 180 gram daun kenikir. Peralatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kertas saring whatman no 42, kertas mm, cawan porselen, desikator, gelas ukur, oven, pisau, beaker glass, beban 35 kg, 2 plat kaca, tissu, timbangan analitik, waterbath, plastik klip, buku tulis, label stiker, kertas grafik dan pena. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah penggunaan sari daun kenikir dengan perendaman 45 menit. Adapun perlakuannya sebagai berikut :P0 = Perendaman daging itik afkir dengan konsentrasi daun kenikir 0% P1 = Perendaman daging itik afkir dengan konsentrasi daun kenikir 10% P2 = Perendaman daging itik afkir dengan konsentrasi daun kenikir 15% P3 = Perendaman daging itik afkir dengan konsentrasi daun kenikir 20%. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah kadar air dan WHC. Data penelitian dianalisis ANOVA (Analysis Of Variance).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman sari daun kenikir terhadap kadar air dan WHC pada daging itik afkir tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai kadar air dan WHC. Adapun nilai rata – rata kadar air (%) pada masing masing perlakuan yaitu, (P0) dengan nilai 76,21, (P1) dengan nilai 77,33, (P2) dengan nilai 78,43, (P3) dengan nilai 77,54. Nilai WHC (%), untuk (P0) dengan nilai 50,69, (P1) dengan nilai 53,28, (P2) dengan nilai 54,37, (P3) dengan nilai 52,16.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perendaman daging itik afkir dengan sari daun kenikir tidak mempengaruhi kadar air dan WHC. Perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang optimasi pada konsentrasi sari daun kenikir dengan waktu perendaman yang lebih lama dengan variabel kadar air, WHC, keempukan dan susut masak.
