Pengaruh Perendaman Daging Ayam Petelur Afkir Dalam Berbagai Konsentrasi Sari Daun Nangka Terhadap Kadar Air Dan Whc (Water Holding Capacity)
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 25 Mei sampai 15 Juni 2025 di Laboratorium Terpadu Universitas Islam Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman daging ayam petelur afkir dengan berbagai konsentrasi sari daun nangka terhadap kadar air dan WHC (Water Holding Capacity).
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging ayam petelur afkir strain Lohman Brown bagian dada 700 dan daun nangka tua sebanyak 100 gram. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan, yaitu P0 tanpa konsentrasi 0%, P1 konsentrasi sari (25%), konsentrasi sari P2 (35%), dan P3 konsentrasi sari (45%) dengan waktu perendaman selama 45 menit. Variabel yang diamati adalah kadar air dan WHC. Analisis statistik dilakukan menggunakan ANOVA,dan jika hasil menunjukanpengaruh sangat nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT
Hasil penelitian berdasarkan ANOVA (Analysis of Variance) bahwa perendaman dengan sari daun nangka tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air (P>0,05), tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap WHC (P<0,01). Rata-rata kadar air berkisar antara P0 (75,82%),P1(76,40%), P2(77,10%),P3 (77,65%), sedangkan WHC meningkat signifikan dari P0 (17,83%),P1(30,93%),P2(30,33%),P3 (47,36%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perendaman daging ayam petelur afkir dengan sari daun nangka 45% mampu meningkatkan WHC secara signifikan tanpa memengaruhi kadar air. Disarankan dilakukan penelitian lanjutan mengenai uji total bakteri dan waktu perendaman yang lebih bervariasi.
