Analisis Produktivitas Puyuh Berdasarkan Perbedaan Jenis Pakan dan Perbedaan Strain di CV Didin Farm
Abstract
Indonesia memiliki potensi besar di sektor pertanian, terutama peternakan, yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan protein hewani. Salah satu komoditas unggas yang populer adalah burung puyuh (Coturnix coturnix japonica), yang produktif dalam menghasilkan telur dan daging berkualitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis pakan dan strain terhadap produktivitas burung puyuh di CV Didin Farm. Pemilihan pakan dan strain yang tepat dianggap penting untuk meningkatkan hasil produksi. Penelitian menggunakan analisis satu arah untuk melihat perbedaan signifikan dari pasangan pakan dan strain terhadap produktivitas puyuh, khususnya Hen Day Production (HDP), konsumsi pakan, dan konversi pakan.
Penelitian ini menggunakan dua variabel bebas, yaitu tiga jenis pakan (A, B, dan C) serta tiga strain puyuh (Strain Jepang, Strain Blaster, dan Strain Golden). Parameter yang dianalisis meliputi Hen Day Production (HDP), konsumsi pakan, dan rasio konversi pakan (FCR). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah untuk mengevaluasi pengaruh faktor-faktor tersebut antara pasangan jenis pakan dan strain terhadap produktivitas burung puyuh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pakan dan strain berpengaruh signifikan terhadap produktivitas burung puyuh (P < 0,05). Puyuh yang diberikan pakan A menunjukkan tingkat produksi telur tertinggi, sedangkan Strain Jepang memiliki performa terbaik dalam konversi pakan dan produksi telur. Pasangan Strain Jepang dengan pakan A menghasilkan produktivitas tertinggi, dengan koefisien variasi terendah (0,818%) serta nilai F = 3,098 dan P = 0,001. Sebaliknya, pasangan Strain Blaster dengan pakan C menunjukkan produktivitas terendah.
Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan jenis pakan A dengan kandungan nutrisi optimal serta strain Jepang menjadi yang paling unggul dan dapat meningkatkan efisiensi produksi burung puyuh secara signifikan. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bagi peternak untuk memilih pasangan pakan dan strain yang tepat guna meningkatkan profitabilitas usaha peternakan puyuh.
