Show simple item record

dc.contributor.authorAli, Haris Seno
dc.date.accessioned2026-01-22T04:45:51Z
dc.date.available2026-01-22T04:45:51Z
dc.date.issued2025-01-06
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/12656
dc.description.abstractPenggunaan tanaman tradisional bisa ditemukan baik sebagai additive pakan ternak, maupun sebagai bagian dari obat-obatan hewan. Probiotik didefinisikan sebagai mikroba hidup yang digunakan sebagai pakan imbuhan dan dapat menguntungkan inangnya dengan meningkatkan keseimbangan mikrobial pencernaannya. Pemberian vaksinasi dan antibiotik belum sepenuhnya mampu membantu immunitas ternak karena banyak faktor manajemen pemeliharaan yang belum optimal. Berdasarkan permasalahan di atas perlu dilakukan penelitian potensi immune herbal probiotik terhadap status kekebalan dan performa Ayam KUB 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari dan mengevaluasi pengaruh immune herbal probiotik terhadap status kekebalan dan performa ayam KUB 2. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 4 ulangan. Sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu ayam KUB 2 yang sudah divaksinasi berjenis kelamin jantan berumur 21 hari dan berjumlah 192 ekor dibagi ke dalam 16 kandang. Dalam setiap perlakuan tediri dari 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat jumlah ayam KUB 2 sejumlah 12 ekor. Perlakuan dalam penelitian ini sebagai berikut PO =air minum tanpa penambahan Immune Herbal Probiotik (IHP) sebagai kontrol, P1 = pemberian IHP 2 ml/ L pada air minum, P2 = pemberian IHP 4 ml/ L pada air minum dan P3 = pemberian IHP 6 ml/ L pada air minum. Penilitian ini dilakukan selama 5 minggu. Variabel penelitian yaitu Immunoglobulin G, Superoxida dismutase (SOD) dan Malondialdehid (MDA), Pertambahan Bobot Badan Harian (PBBH) dan Mortalitas. Data hasil penelitian dianalisis dengan Analisis Of Variance (ANOVA). Apabila hasil analisis ragam yang menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian immune herbal probiotik berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap aktivitas SOD, kadar MDA dan Mortalitas. pemberian immune herbal probiotik berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar immunoglobulin G, serta tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap PBBH. Nilai rata-rata aktivitas SOD (mmol/L) adalah P0 : 47.00b, P1 : 14.33a P2 : 31.72ab dan P3 : 43.94b. Rata-rata kadar MDA (mmol/L) P0 : 6.28a, P1 : 48.69b, P2 : 41.11b dan P3 : 14.51a. Rata-rata kadar Immunoglobulin G (mg/mL) P0 : 16890b, P1 : 4656,25a, P2 : 10216ab dan P3 : 14427,50b. Rata-rata PBBH (gram) adalah P0 : 0,73 gram , P1 : 0,76 gram, P2 : 0,81 gram dan P3 : 0,77 gram. Kesimpulan adalah penambahan immune herbal probiotik hingga dosis 6 ml memberikan status kekebalan yang sama pada ayam KUB 2 yang divaksin tanpa immune herbal probiotik. Kekebalan berjalan dengan optimal berdasarkan angka mortalitas 0 selama masa penelitian dari umur 21 hari sampai umur 56 hari.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectAyam KUB 2en_US
dc.subjectImmune Herbal Probiotiken_US
dc.subjectStatus Kekebalanen_US
dc.subjectPerformaen_US
dc.titlePotensi Immune Herbal Probiotik terhadap Status Kekebalan dan Performa Ayam Kub 2en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang