Profil Protein Induk Sapi Limousin Indonesia serta F1 Hasil Persilangannya dengan Pejantan Limousin dan Brahman
Abstract
Profil protein plasma darah merupakan indikator penting yang mencerminkan status kesehatan, imunologis, dan fisiologis sapi yang berkaitan dengan performa produksi dan reproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa total dan fraksi protein yang terekspresi dari plasma darah induk sapi Limousin Indonesia serta F1 hasil persilangannya dengan pejantan Limousin dan Brahman serta menentukan bangsa sapi yang memiliki total protein dan fraksi protein tertinggi pada F1 hasil persilangan.
Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pengambilan sampel dilaksanakan di Kecamatan Jenggawah dan Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 15 ekor terdiri dari induk sapi Limousin Indonesia (induk LI), F1 pedet hasil persilangan pejantan Limousin dengan induk Limousin Indonesia (F1 pedet LLI) dan F1 pedet hasil persilangan pejantan Brahman dengan induk Limousin Indonesia (F1 pedet BLI). Variabel yang diamati adalah profil protein yang meliputi total protein, globulin dan albumin. Sampel darah dianalisis di Laboratorium dengan mengunakan metode Buiret (total protein darah) dan Bromcresol Green (albumin darah), sedangkan konsentrasi glubolin darah diukur dengan cara melakukan pengurangan total protein dan albumin. Data hasil laboratorium dianalisis dengan uji t tidak berpasangan antara F1 LLI dengan F1 BLI kemudian F1 dengan bangsa induk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rataan total protein hasil penelitian adalah 7,60 ± 0,38 g/dL (induk LI), 6,80 ± 0,54 g/dL (F1 pedet LLI), dan 6,66 ± 0,67 g/dL (F1 pedet BLI). Kadar albumin yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 4,44 ± 0,17 g/dL (induk LI), 4,42 ± 0,26 g/dL (F1 pedet LLI), dan 4,20 ± 0,29 g/dL (F1 Pedet BLI). Sedangkan kadar globulin yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 3,16 ± 0,47 g/dL (induk LI), 2,38 ± 0,38 g/dL (F1 pedet LLI), dan 2,64 ± 0,56 g/dL (F1 Pedet BLI). Hasil pengujian statistik tidak terdapat perbedaan nyata (P > 0, 05) profil protein antara F1 LLI dengan F1 BLI. Hasil uji statistik antara F1 LLI atau BLI dibandingkan dengan induk LI, terdapat perbedaan yang nyata (P<0,05) pada total protein dan kadar globulin, kecuali kadar albumin tidak berbeda nyata (P > 0.05). Kesimpulan penelitian ini adalah profil protein pada F1 LLI tidak berbeda dengan F1 BLI tetapi ada kecenderungan dari rataannya F1 LLI dibandingkan dengan F1 BLI lebih tinggi 2,10 % - 3,25 % pada total protein dan globulin, cenderung lebih rendah 3,25 % pada albumin. Profil Protein (total protein dan globulin) pada F1 LLI dan BLI nyata lebih rendah 11,76 % sampai 32,77 % dan cenderung lebih rendah 0,45 % sampai 5,71 % pada albumin dibandingkan induk LI. Saran dari penelitian ini adalah perlu penelitian lanjutan tentang komparasi gen pertumbuhan pada F1 LLI dan BLI. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa jumlah pakan untuk pedet LLI hendaknya diberikan dengan kuantitas protein lebih tinggi minimal 2 % dibandingkan dengan BLI. F1 pedet LLI atau F1 pedet BLI diberikan pakan dengan kuantitas protein lebih tinggi 14-33 %. dibandingkan dengan Induk LI.
