Efektivitas Model Pembelajaran Idea (Issue, Discussion, Establish, And Apply) terhadap Pemahaman Konsep Siswa ditinjau dari Motivasi Belajar pada Materi Statistika Kelas VIII MTs Darul Lughah Wal Karomah
Abstract
Pemahaman konsep merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika, karena menjadi dasar bagi siswa dalam menyelesaikan masalah secara tepat. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep. Hal ini diperkuat oleh hasil observasi awal di MTs Darul Lughah Wal Karomah, yang menunjukkan bahwa kurang dari 50% siswa memiliki pemahaman konsep yang baik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan inovasi dalam proses pembelajaran, salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran IDEA (Issue, Discussion, Establish, and Apply). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran IDEA terhadap pemahaman konsep siswa ditinjau dari motivasi belajar pada materi statistika kelas VIII MTs Darul Lughah Wal Karomah.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, jenis penelitian eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII MTs Darul Lughah Wal Karomah dengan sampel penelitian kelas VIII-C sebagai kelas kontrol, berjumlah 27 siswa dan kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen, berjumlah 29 siswa yang dipilih secara random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket motivasi belajar dan hasil pretest-posttest pemahaman konsep. Teknik analisis data terdiri dari kategorisasi motivasi belajar, analisis data pretest, dan analisis data posttest. Analisis data yang digunakan yaitu uji statistik deskriptif dan uji statistik inferensial meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis.
Berdasarkan analisis data yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran IDEA efektif terhadap pemahaman konsep siswa ditinjau dari motivasi belajar pada materi statistika kelas VIII MTs Darul Lughah Wal Karomah. Hal ini ditunjukkan oleh hasil uji independent sample t-test yang menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, baik pada kelompok motivasi belajar rendah maupun tinggi. Pada kelompok motivasi belajar rendah, diperoleh nilai rata-rata posttest 62.53 dan 50.92 dengan p-value 0.045 < 0.05, sedangkan pada kelompok motivasi belajar tinggi, diperoleh nilai rata-rata posttest 71.07 dan 56.36 dengan p-value 0.028 < 0.05. Hasil ini diperkuat oleh hasil uji paired sample t-test yang juga menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai rata-rata pretest dan posttest pada kelas eksperimen yang menggunakan model IDEA, baik pada kelompok motivasi belajar rendah maupun tinggi. Pada kelompok motivasi belajar rendah, diperoleh nilai rata-rata pretest-posttest 15.86 dan 62.53 dengan p-value 0.000 < 0.05, sedangkan pada kelompok motivasi belajar tinggi, diperoleh nilai rata-rata pretest-posttest 17.53 dan 71.07 dengan p-value 0.000 < 0.05. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan materi atau jenjang yang berbeda, atau melalui pendekatan tindakan kelas agar pelaksanaan model dapat diamati dan disempurnakan secara berkelanjutan di kelas.
