Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep dan Pemecahan Masalah Matematis pada Materi Aritmetika Sosial untuk Siswa Kelas VII MTsN Batu Tahun Ajaran 2024/ 2025
Abstract
Kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah merupakan kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang merasa kesulitan dalam memahami konsep dan memecahkan masalah dalam menjawab soal pada peserta didik kelas VII-J di MTsN Batu, sehingga diperlukan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Peneliti melakukan penelitian dengan tujuan yaitu: (1) mendeskripsikan proses penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII pada materi aritmetika sosial, (2) mendeskripsikan hasil peningkatan kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII pada materi aritmetika sosial melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT).
Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-J MTsN Batu sebanyak 33 siswa. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025 dengan materi aritmetika sosial. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data menggunakan lembar observasi guru, lembar observasi siswa, soal tes, dan wawancara. Tahap analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematis pada materi aritmetika sosial untuk kelas VII MTsN Batu, dengan langkah pembelajaran sebagai berikut: (a) Kegiatan Pendahuluan, salam dan menyapa peserta didik kemudian memberikan informasi terkait pembelajaran yang akan dilaksanakan, (b) Kegiatan Inti, pada tahap ini guru mengorientasi peserta didik terhadap masalah, guru mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, guru membimbing penyelidikan peserta didik untuk belajar, guru membimbing penyelidikan peserta didik individu maupun kelompok, peserta didik mengembangkan dan menyajikan hasil karya, kemudian guru menganalisis dan mengevaluasi proses pembelajaran, (c) Kegiatan Penutup, pada tahap ini guru bersama peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari. 2) Terdapat hasil peningkatan kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematis melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada materi aritmetika sosial siswa kelas VII-J MTsN Batu dilihat pada (a) Hasil peningkatan observasi kegiatan guru siklus I mencapai 70% dengan kriteria “baik, kemudian pada siklus II menjadi 85% dengan kriteria “baik”, (b) Hasil observasi kegiatan siswa pada siklus I mencapai 74% dengan kriteria “baik, kemudian pada siklus II menjadi 86% dengan kriteria “sangat baik”,, (c) Hasil tes akhir siklus I mencapai rata-rata kelas 79,09 dengan kriteria “baik” dan persentase ketuntasan 73%, kemudian pada siklus II mencapai rata-rata 85,27 dengan kriteria “baik” dan persentase ketuntasan 91%, (d) Hasil wawancara juga menunjukkan respon baik dari siswa. Pada siklus I, siswa merasa senang dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) memiliki persentase 50%, kemudian mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83,3%. Berdasarkan hasil analisis data tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII MTsN Batu pada materi aritmetika sosial.
