Efektivitas Model PBL Berbasis Culturally Responsive Teaching terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Self-Regulated Learning pada Materi SPLDV
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis dan self regulated learning peserta didik, khususnya pada materi SPLDV. Faktor yang mendasari hal ini yaitu, kegiatan belajar peserta didik dengan metode pembelajaran kooperatif metode ceramah yang kurang melibatkan partisipasi aktif peserta didik, serta gangguan eksternal seperti kegiatan kesenian daerah yang mempengaruhi fokus dan waktu istirahat dan belajar peserta didik. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan self regulated learning peserta didik adalah model PBL berbasis Culturally Responsive Teaching
Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui model pembelajaran Problem Based Learning berbasis Culturally Responsive Teaching efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII MTs Ash-Sholihuddin (2) Untuk mengetahui model pembelajaran Problem Based Learning berbasis Culturally Responsive Teaching efektif terhadap self regulated learning peserta didik pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII MTs Ash-Sholihuddin.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi experiment design dan desain penelitian non-equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII MTs Ash-Sholihuddin. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu non-probability sampling, dimana dalam pengambilan sampel seluruh populasi dijadikan sampel, diperoleh kelas VIII-C dengan jumlah 34 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-D dengan jumlah 34 sebagai kelas kontrol dengan memberikan soal pretest-posttest.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: (1) Model Problem Based Learning berbasis Culturally Responsive Teaching efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik pada materi sistem persamaan linear dua variabel di kelas VIII. Adapun kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang diberi perlakuan Model Problem Based Learning berbasis Culturally Responsive Teaching memperoleh hasil yang signifikan dengan nilai rata-rata pretest dan nilai posttest yaitu . (2) Model Problem Based Learning berbasis Culturally Responsive Teaching efektif dalam meningkatkan self regulated learning peserta didik pada materi sistem persamaan linear dua variabel di kelas VIII. Adapun self regulated learning peserta didik yang diberi perlakuan Model Problem Based Learning berbasis Culturally Responsive Teaching memperoleh hasil yang signifikan , dengan nilai rata-rata pretest dan nilai posttest yaitu .
Saran bagi pendidik model PBL berbasis Culturally Responsive Teaching dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran yang bisa diimplementasikan pendidik. Bagi sekolah dapat memfasilitasi pelatihan bagi guru mengenai model pembelajaran inovatif ini dan menyediakan sarana prasarana pendukung, seperti model dan media pembelajaran interaktif. Bagi peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian pada subjek atau materi yang berbeda untuk menguji generalisasi model ini serta mengeksplorasi faktor lain yang memengaruhi.
