Pengembangan Interactive Digital Book dengan Heyzine Flipbook Berorientasi Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk Menanamkan Kemampuan Literasi Matematis pada Materi SPLDV Siswa SMP Kelas VIII
Abstract
Bahan ajar yang menarik adalah bahan ajar yang membuat peserta didik menjadi lebih interaktif dengan program, dilengkapi dengan penyajian game pembelajaran, animasi dan audio untuk memperkaya pengalaman belajar. Penggunaan bahan ajar interaktif dalam kegiatan pembelajaran matematika adalah sebuah inovasi yang diharapkan minat, motivasi, dan semangat belajar peserta didik. Oleh karena itu, salah satu alternatif inovasi bahan ajar di era digital saat ini adalah Interactive Digital Book yang menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan, mendeskripsikan hasil pengembangan, dan mendeskripsikan hasil uji coba pengembangan Interactive Digital Book.
Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Dalam analisis pengembangan ini, angket kebutuhan pendidik diberikan kepada 1 pendidik mata pelajaran matematika, dan angket kebutuhan peserta didik diberikan kepada 21 peserta didik SMP Assalam Batu. Subjek penelitian meliputi 1 validator ahli materi yang berperan memvalidasi materi, 1 validator ahli desain dan media pembelajaran yang berperan memvalidasi produk dari segi tampilan, teknis, dan bahasa, 1 validator praktisi (pendidik) yang berperan memvalidasi produk dari segi isi, teknis, dan bahasa, dan 10 pengguna (user) yang terdiri dari peserta didik kelas VIII SMP. Instrumen penelitian berupa angket validasi dan angket respon pengguna.
Hasil dari pengembangan ini adalah 1) proses pengembangan media pembelajaran ini terdiri dari lima tahap yaitu, a) tahap analisis (Analyze) berisi 4 langkah, yaitu analisis kebutuhan, analisis peserta didik, analisis teknologi, dan analisis kurikulum, b) tahap perencanaan (Design) yang terdiri dari menyusun materi dan desain, produksi bahan ajar, menyusun instrumen penelitian, c) tahap pengembangan (Development) dilakukan dengan memberikan instrumen kepada validator ahli dan praktisi, d) tahap implementasi (Implementation) yaitu media pembelajaran sudah dinyatakan valid, dan e) tahap evaluasi (Evaluation) yaitu menganalisa tanggapan dari praktisi dan pengguna (user) kesimpulannya produk bahan ajar interaktif ini dapat memudahkan dalam penggunaan maupun pemahaman materi; 2) Hasil pengembangan ini adalah bahan ajar yaitu Interactive Digital Book yang memuat materi SPLDV (pengertian SPLDV, metode penyelesaian SPLDV yaitu metode grafik, metode substitusi, metode eliminasi, dan metode gabungan (substitusi dan eliminasi)) dengan tampilan teks, dan contoh kontekstual. Dari hasil data yang diperoleh, pengguna (user) menyatakan nilai rata-rata total menunjukkan nilai 3,44 bahan ajar ini dinyatakan dapat membantu pengguna (user) dalam memahami materi SPLDV. Produk bahan ajar ini mempunyai implikasi yang baik dikarenakan mengaitkan matematika dengan budaya, membantu menanamkan kemampuan literasi matematis; 3) Hasil uji coba dalam penelitian ini berdasarkan hasil penilaian semua validator yang mendapatkan nilai rata-rata 3 dan hasil dari respon pengguna (user) yang dilakukan kepada 10 peserta didik kelas VIII mendapatkan nilai rata-rata 3,44.
Sehingga Interactive Digital Book dengan Heyzine Flipbook yang Berorientasi pada Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk Menanamkan Kemampuan Literasi Matematis pada Materi SPLDV untuk Siswa SMP Kelas VIII dapat dinyatakan valid dan layak digunakan dalam kegiatan proses pembelajaran matematika kelas VIII. Saran dari peneliti semoga produk Interactive Digital Book ini dapat dimanfaatkan lebih maksimal lagi, peneliti menyarankan kepada pendidik dapat membangun lingkungan belajar yang menyenangkan dengan mendukung peserta didik dengan belajar secara mandiri menggunakan platform pembelajaran yang mendukung, serta peserta didik dapat menggunakan bahan ajar ini untuk alternatif belajar mandiri yang fleksibel, menanamkan kemampuan literasi matematis, serta sebagai bentuk pemahaman materi.
