Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Partisipasi Publik terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dengan Kompetensi Aparatur Desa sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus pada Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang)
Abstract
Permasalahan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa masih sering terjadi, ditandai dengan rendahnya transparansi, pemanfaatan teknologi informasi yang kurang maksimal, partisipasi publik yang minim, serta kompetensi aparatur desa yang belum optimal. Hal ini mendorong pentingnya penelitian untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi akuntabilitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi informasi dan partisipasi publik terhadap akuntabilitas pengelolaan Dana Desa, serta menguji peran kompetensi aparatur desa sebagai variabel moderasi. Penelitian dilakukan di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, dengan pendekatan kuantitatif dan teknik purposive sampling terhadap 56 responden aparatur desa. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, partisipasi publik tidak berpengaruh terhadap akuntabilitas, kompetensi aparatur desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, kompetensi aparatur desa tidak dapat memoderasi hubungan antara pemanfaatan teknologi informasi terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, dan kompetensi aparatur juga tidak dapat memoderasi hubungan antara partisipasi public terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah desa untuk meningkatkan tata kelola Dana Desa yang lebih akuntabel dan transparan.
Kata Kunci : Teknologi Informasi, Partisipasi Publik, Kompetensi Aparatur Desa, Akuntabilitas, Dana Desa
