Pengaruh Tranparansi Pelaporan Keberlanjutan, Tanggung Jawab Sosial Dan Manajemen Risiko Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Study Kasus Perusahaan Manufaktur Di BEI 2021-2023)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh laporan keberlanjutan, tanggung jawab sosial, manajemen risiko terhadap kinerja keuangan. Kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Equity (ROE), laporan keberlanjutan diukur menggunakan indeks CSRI berdasarkan pedoman GRI standar , CSR diukur menggunakan indeks CSRI berdasarkan pedoman GRI G4 dan manajemen risiko yang fokus pada laverage diukur dengan Debt to Equity Rasio. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 37 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2023, yang dipilih melalui metode purposive sampling. Data diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan, serta dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laporan keberlanjutan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan. Tanggung jawab sosial berpengaruh negatif tetapi signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, manajemen risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Kontribusi teoritis penelitian ini menekankan pentingnya transparansi dalam pelaporan keberlanjutan, CSR, dan manajemen risiko untuk membangun kepercayaan pemangku kepentingan. Implementasi ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap praktik yang bertanggung jawab dan meningkatkan legitimasi sosial. Secara praktis, hal ini membantu perusahaan meningkatkan transparansi pelaporan keberlanjutan dan manajemen risiko mereka, sehingga memperkuat komitmen mereka terhadap praktik berkelanjutan.
Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Laporan Keberlanjutan, Corporate Social Responsibility, Manajemen Risiko.
