Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Kelas VIII Ditinjau dari Self Confidence pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis peserta didik kelas VIII ditinjau dari tingkat self confidence pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan komunikasi matematis dalam pembelajaran matematika abad 21 serta pengaruh aspek afektif, khususnya self confidence, terhadap pencapaian kompetensi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah enam peserta didik kelas VIII SMP PGRI 02 Turen tahun ajaran 2024/2025 yang dipilih berdasarkan hasil pengisian angket self confidence, yang dikelompokkan ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah.
Instrumen yang digunakan terdiri dari angket self confidence, soal tes kemampuan komunikasi matematis berbasis SPLDV, dan pedoman wawancara semi-terstruktur. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan teknik triangulasi sebagai uji keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan self confidence tinggi mampu memenuhi semua indikator komunikasi matematis, yaitu menyatakan model matematika dari situasi nyata, menjelaskan ide atau relasi secara logis, dan mengungkapkan kembali uraian dalam bahasa sendiri secara runtut dan jelas. Peserta didik dengan self confidence sedang cenderung belum konsisten dalam menjelaskan ide atau menyatakan ulang pemahamannya, sementara peserta didik dengan self confidence rendah menunjukkan keterbatasan pada semua indikator. Dengan demikian, terdapat keterkaitan antara tingkat self confidence dengan kemampuan komunikasi matematis peserta didik.
