Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kritis Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray pada Materi Aljabar Kelas VII
Abstract
Penelitian ini didasarkan pada kurangnya kemampuan berpikir kreatif dan kritis peserta didik kelas VII MTs NU Padang Jambu. Berdasarkan hasil survei di MTs NU Padang Jambu mengungkapkan bahwa kurangnya pelatihan dan kesempatan bagi siswa untuk mengeksplorasi ide secara mandiri menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir kreatif dan kritis, sebagaimana yang disampaikan oleh guru dan siswa dalam wawancara. Guru menyampaikan bahwa siswa kurang aktif dalam diskusi kelas, jarang mengajukan pertanyaan, dan tidak terbiasa memberikan pendapat atau solusi alternatif terhadap suatu permasalahan. Kegiatan pembelajaran yang masih bersifat satu arah dan didominasi oleh ceramah dari guru menjadi salah satu penyebab rendahnya partisipasi dan daya pikir siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang mampu membangkitkan keterlibatan aktif siswa dan mendorong mereka untuk berpikir secara lebih mendalam, logis, serta kreatif.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu: (1) untuk mendeskripsikan proses penerapan pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa pada Materi Aljabar Kelas VII, (2) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif dari hasil penerapan pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray pada Materi Aljabar Kelas VII, (3) untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa melalui model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray pada Materi Aljabar Kelas VII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini berlangsung di MTs NU Padang Jambu di kelas VII semester Genap tahun ajaran 2024/2025 dengan jumlah peserta didik adalah 20 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data wawancara, observasi, catatan lapangan, dan hasil tes akhir siklus kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa.
Berdasarkan hasil penelitian di peroleh peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan kritis peserta didik pada materi aljabar setelah dilaksanakan penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray dapat dilihat dari hasil tes akhir siklus, observasi guru, observasi peserta didik, dan wawancara. Pada siklus 1 hasil tes akhir siklus mencapai 5%, hasil observasi guru mencapai 81,625%, hasil observasi peserta didik mencapai 75,975%, dan hasil wawancara mencapai 50%. Sedangkan pada siklus II hasil tes akhir siklus mencapai 80%, hasi obsevasi guru mencapai 86,3%, hasil observasi peserta didik mencapai 85,625%, dan hasil wawancara mencapai 83,3%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif two stay two stray pada materi aljabar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa. Karena melalui pendekatan ini, siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran, saling bertukar informasi, serta mampu mengemukakan dan mengevaluasi ide secara terbuka.
