Dampak Implementasi Ifrs 17 Terhadap Roe (Return On Equity) Dan Expense Ratio : Analisis Perbandingan Sebelum Dan Sesudah Implementasi (Studi Pada Perusahaan Asuransi Di Asia)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan implementasi sebelum dan sesudah IFRS 17 terhadap Return on Equity (ROE) dan Expense Ratio pada perusahaan asuransi di Asia. Latar belakang studi ini didasarkan pada perubahan signifikan dalam pengakuan pendapatan, pengukuran laba, dan penyajian liabilitas asuransi antara IFRS 4 dan IFRS 17, yang berpotensi memengaruhi indikator kinerja keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji Paired Sample T-Test terhadap 34 perusahaan asuransi yang telah menerapkan IFRS 17 pada tahun 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara nilai ROE dan Expense Ratio sebelum dan sesudah implementasi IFRS 17. ROE cenderung mengalami penurunan akibat pengakuan laba yang ditunda melalui mekanisme Contractual Service Margin (CSM), sementara Expense Ratio menunjukkan peningkatan sebagai akibat dari perubahan dasar pengakuan pendapatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa IFRS 17 memiliki pengaruh nyata terhadap transparansi dan akurasi pelaporan kinerja keuangan perusahaan asuransi. Dengan demikian, penerapan IFRS 17 membawa implikasi penting bagi manajemen perusahaan, regulator, dan investor dalam menilai profitabilitas dan efisiensi operasional perusahaan asuransi di Asia.
Kata kunci: IFRS 17, Return on Equity, Expense Ratio, Perusahaan Asuransi
