Pengaruh Digital Payment Usage Dan Literasi Keuangan Terhadapiimpulsiveibuying Behavior Dengan Pain Of Paying Sebagai Variabel Mediasi (StudiIPadaIMahasiswaIProdi Administrasi Bisnis dan Manajemen Unisma )
Abstract
Penelitian ini berfokus pada meningkatnya adopsi pembayaran digital di kalangan Gen Z, terutama di kalangan mahasiswa, yang diduga mempengaruhi perilaku pembelian impulsif. Situasi ini menjadi rumit karena di satu sisi, penggunaan pembayaran digital dapat mengurangi rasa sakit psikologis saat bertransaksi, sementara di sisi lain, rendahnya tingkat literasi keuangan dapat memperburuk kecenderungan konsumtif. Berdasarkan hal tersebut, pertanyaan penelitian ini mencakup: (1) dampak penggunaan pembayaran digital terhadap perilaku impulsif, (2) dampak literasi keuangan terhadap perilaku impulsif, serta (3) peran Pain of Paying sebagai mediator dalam hubungan tersebut..
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak penggunaan pembayaran digital dan literasi keuangan terhadap perilaku pembelian impulsif, serta menguji peran Pain of Paying sebagai variabel yang memediasi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei, teknik purposive sampling, dan melibatkan 100 responden yang merupakan mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis dan Manajemen Unisma angkatan 2021. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, dan data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan pembayaran digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif. Selain itu, literasi keuangan juga memberikan pengaruh signifikan secara langsung terhadap pembelian impulsif. Pain of Paying terbukti berfungsi sebagai mediator parsial dalam hubungan antara penggunaan pembayaran digital dan perilaku pembelian impulsif, tetapi tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan antara literasi keuangan dan perilaku pembelian impulsif. Kesimpulannya, penggunaan pembayaran digital mendorong perilaku pembelian impulsif melalui berkurangnya rasa sakit membayar. Meskipun literasi keuangan tidak secara langsung menurunkan perilaku impulsif, ia tetap penting karena berperan melalui mekanisme psikologis Pain of Paying.
Keyword : Digital Payment Usage, Literasi Keuangan, Pain of Paying , Impulsive Buying Behavior, Mahasiswa Generasi Z, PLS-SEM.
