Pengaruh Lifestyle, Persepsi Kemudahan Dan Persepsi Resiko Terhadap Impulse Buying (Studi pada Pengguna Shopee Paylater Universitas Islam Malang)
Abstract
Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) menguji serta menganalisis pengaruh lifestyle terhadap impulse buying pada pengguna shopee paylater di Universitas Islam Malang (2) menguji serta menganalisis pengaruh persepsi kemudahan terhadap impulse buying pada pengguna shopee paylater Universitas Islam Malang, (3) menguji serta menganalisis pengaruh persepsi resiko terhadap impulse buying pada pengguna shopee paylater Universitas Islam Malang, (4) menguji serta menganalisis pengaruh lifestlyle, persepsi kemudaan, persepsi resiko berpengaruh secara simultan terhadap impulse buying. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode nonprobability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling penelitian ini dengan 100 responden. Alat analisis yang digunakan ialah software SPSS 27. Teknik analisis data dengan menggunakan uji validitas, uji reabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda serta uji hipotesis.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lifestyle (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying (Y) dengan nilai signifikansinya adalah 0,012 < 0,05. Variabel persepsi kemudahan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying (Y) dengan nilai signifikansinya adalah 0,006 < 0,05. Variabel persepsi resiko (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying (Y) dengan nilai signifikansinya adalah 0,000 < 0,05. Secara simultan lifestyle, persepsi kemudahan, persepsi resiko terhadap impulse buying dengan nilai signifikasinya 0,000 < 0,05. Variabel lifestyle (X1), persepsi kemudahan (X2), persepsi resiko (X3) memberikan kontribusi sebesar 48,9% terhadap impulse buying (Y).
Kata Kunci : Lifestyle, persepsi kemudahan, persepsi resiko, impulse buying
