Show simple item record

dc.contributor.authorNuzumi, Aminah
dc.date.accessioned2026-05-25T04:49:11Z
dc.date.available2026-05-25T04:49:11Z
dc.date.issued2025-10-29
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13244
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan berbelanja dan gaya hidup konsumtif yang tinggi Generasi Z yang menyebabkan kesulitan dalam meminimalisir pengeluaran dan melakukan saving. Maka dari itu, untuk mengelola kekayaan dan sumber daya keuangan diperlukan kemampuan dan pengetahuan yang memadai. Investasi menjadi metode pengelolaan keuangan dan kekayaan yang dapat dilakukan oleh perorangan. Minimnya literasi keuangan serta tingginya persepsi risiko seringkali menjadi hambatan utama yang mempengaruhi minat mereka dalam berinvestasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan persepsi risiko terhadap minat berinvestasi pada kedua instrumen tersebut. Jenis penelitian kuantitatif digunakan dalam penelitian ini bersamaan dengan teknik pengambilan sampel berupa Purposive Sampling, dengan kriteria responden Generasi Z berusia 17-28 tahun yang berada di Wilayah Malang Raya, sehingga didapatkan 65 responden penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi di pasar modal dan emas. Artinya, semakin tinggi literasi keuangan seseorang, semakin besar kemungkinannya untuk tertarik berinvestasi. Namun, persepsi risiko memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap minat investasi di emas, sementara di pasar modal pengaruhnya tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun literasi keuangan mendorong minat investasi, kekhawatiran tentang risiko dapat menghambat keputusan investasi, khususnya pada emas. Uji komparasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa Generasi Z menunjukkan ketertarikan yang lebih besar untuk berinvestasi di emas dibandingkan di pasar modal. Fenomena ini bisa jadi terkait dengan sifat investasi emas yang dianggap lebih aman atau lebih mudah dipahami oleh mereka. Implikasi dari penelitian ini sangat penting; hasil ini menekankan perlunya peningkatan literasi keuangan di kalangan Generasi Z agar mereka dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik. Selain itu, edukasi yang lebih transparan mengenai risiko investasi, terutama dalam konteks emas, sangat diperlukan untuk mengurangi persepsi risiko dan meningkatkan minat berinvestasi. Dengan demikian, langkah-langkah strategis dalam edukasi keuangan bisa menjadi kunci untuk memberdayakan Generasi Z dalam mencapai tujuan investasi mereka. Kata Kunci: Literasi Keuangan ; Minat Investasi; Persepsi Risiko; Generasi Zen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectLiterasi Keuanganen_US
dc.subjectMinat Investasien_US
dc.subjectPersepsi Risikoen_US
dc.subjectGenerasi Zen_US
dc.titlePengaruh Financial Literacy Dan Persepsi Risiko Terhadap Minat Berinvestasi Generasi Z Di Malang Raya: Perbandingan Antara Minat Investasi Di Pasar Modal Dan Investasi Emas (Studi pada Generasi Z di Malang Raya)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang