Analisis Perbandingan Metode Tradisional dan Metode Activity Based Costing dalam Perhitungan Harga Pokok Produksi pada UMKM Mou-Mou By Dhina Eka
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan Metode Tradisional dan Metode Activity Based Costing dalam perhitungan harga pokok produksi pada UMKM Mou-Mou By Dhina Eka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui wawancara serta menganalisis laporan keuangan periode Januari-Mei 2025 untuk produk Bento Cake dan Roti Sobek. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua metode. Metode Tradisional menghasilkan harga pokok produksi Bento Cake sebesar Rp 19.425 dan Roti Sobek sebesar Rp 9.529, sedangkan Metode Activity Based Costing menghasilkan Bento Cake sebesar Rp 19.820 dan Roti Sobek sebesar Rp 9.403. Hal ini menunjukkan bahwa Bento Cake mengalami undercosting, yaitu pembebanan biaya yang terlalu rendah sebesar -Rp 395, sedangkan untuk Roti Sobek mengalami overcosting atau pembebanan biaya terlalu tinggi sebesar Rp 126. Metode Activity Based Costing memberikan hasil lebih akurat karena menggunakan beragam pemicu biaya berdasarkan aktivitas aktual, dibandingkan Metode Tradisional yang hanya menggunakan satu pemicu biaya berdasarkan volume produksi. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi membantu UMKM meningkatkan akurasi perhitungan harga pokok produksi dan membantu dalam pengambilan keputusan strategis.
Kata Kunci: Activity Based Costing, Harga Pokok Produksi, UMKM
