| dc.description.abstract | Strategi guru dalam pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Motivasi belajar Keseluruhan daya penggerak baik di dalam diri siswa maupun di luar diri siswa (lingkungan siswa) yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai
Fokus Penelitian yakni sebagai berikut: 1) Bagaimanakah strategi guru kelas dalam mengembangkan motivasi belajar siswa kelas 1 MI Darussa’adah Desa Domasan Kecamatan Kalidawir Tulungagung? 2) Apa saja hambatan yang dialami oleh guru dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa kelas 1 MI Darussa’adah Desa Domasan Kecamatan Kalidawir Tulungagung? Tujuannya meliputi: 1) Mendeskripsikan strategi guru kelas dalam mengembangkan motivasi belajar siswa kelas 1 MI Darussa’adah Desa Domasan Kecamatan Kalidawir Tulungagung. 2) Mendeskripsikan hambatan yang dialami oleh guru dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa kelas 1 MI Darussa’adah Desa Domasan Kecamatan Kalidawir Tulungagung.
Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, dapat disimpulkan bahwa hambatan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa berasal dari beberapa faktor. Salah satunya adalah kurangnya dorongan dari dalam diri siswa itu sendiri, yang menyebabkan mereka menjadi malas untuk belajar. Setiap siswa memiliki karakteristik dan kemampuan yang berbeda-beda. Selain faktor internal, lingkungan juga berperan penting dalam membentuk motivasi belajar, baik itu lingkungan fisik maupun lingkungan yang tidak kondusif, seperti teman yang mengganggu selama proses pembelajaran, dapat mengganggu konsentrasi siswa. Selain itu, kurangnya pemahaman guru terhadap kondisi dan kebutuhan siswa serta ketidaksesuaian metode pembelajaran yang digunakan juga menjadi faktor penghambat.
Untuk mengatasi kendala tersebut, para guru berupaya menarik minat dan motivasi belajar siswa dengan berbagai cara, seperti memberikan nilai yang baik, hadiah, pujian, dan bentuk apresiasi lainnya yang dapat membangkitkan semangat siswa dalam belajar.
vii
Dari uraian tersebut, terlihat bahwa faktor pendukung dan penghambat dalam memotivasi siswa kelas 1 di MI Darussa’adah, Desa Domasan, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, pada dasarnya memiliki kesamaan sumber, yaitu hubungan antara guru dan siswa, dukungan dari orang tua, kondisi lingkungan belajar, serta kesadaran pribadi siswa. Jika faktor-faktor ini memberi pengaruh positif, maka mereka termasuk sebagai faktor pendukung. Sebaliknya, jika dampaknya menghambat motivasi belajar siswa maka dapat dikategorikan sebagai faktor penghambat.
Adapun strategi yang digunakan guru untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut antara lain: a) Menerapkan variasi metode pembelajaran agar siswa tidak merasa jenuh selama proses belajar berlangsung, b) Memberlakukan sanksi edukatif bagi siswa yang melanggar peraturan guna menumbuhkan kedisiplinan dan menjaga suasana kelas tetap tertib, c) Menyediakan guru pendamping di kelas dengan jumlah siswa yang banyak, d) Membangun kerja sama yang efektif antara guru dan orang tua untuk mendukung proses belajar siswa di rumah maupun di sekolah. | en_US |