Show simple item record

dc.contributor.authorRachman, Taufiq Yusuf
dc.date.accessioned2026-07-10T02:22:49Z
dc.date.available2026-07-10T02:22:49Z
dc.date.issued2026-02-05
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13373
dc.description.abstractPendahuluan: Bakteri Gram-negatif menimbulkan beberapa masalah kesehatan terhadap populasi masyarakat. Infeksi bakteri Gram negatif memicu peradangan sistemik menimbulkan tingginya angka morbiditas dan mortalitas. Intermittent fasting merupakan metode pembatasan makanan secara berkala yang berpotensi terhadap penghambatan reaksi peradangan dan peningkatan fungsi sistem imunitas melalui adanya aktivasi AMPK. Peningkatan fungsi sistem imunitas dalam menghadapi antigen berpotensi berpengaruh terhadap produksi immunoglobulin M dan immuoglobulin G. Metode: Penelitian ini menggunakan serum tikus Wistar jantan dan betina yang dibagi ke dalam delapan kelompok, terdiri dari kelompok kontrol (KN), kelompok intermittent fasting (IF) model 16 jam fasting /8 jam eating setiap hari, model 16 jam fasting/8 jam eating tiap dua hari sekali, dan model 16 jam fasting/8 jam eating tiap tiga hingga empat hari sekali. Kadar IgM dan IgG dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji post-hoc dengan tingkat signifikansi p <0,05. Hasil: Pada tikus wistar jantan, semua variasi model intermittent fasting 16 jam fasting/8 jam feeding menunjukkan kadar IgM dan IgG yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol. Sedangkan, pada tikus Wistar betina, semua variasi model intermittent fasting 16 jam fasting/8 jam feeding menunjukkan kadar IgM dan IgG yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol Simpulan: Semua model intermittent fasting dapat menurunkan kadar immunoglobulin M dan immunoglobulin G pada tikus wistar jantan dan betina. Temuan ini mengindikasikan bahwa IF dapat berpengaruh terhadap penurunan produksi kadar IgM dan IgG. Kata Kunci: Intermittent fasting; immunoglobulin M; immunoglobulin G; Lipopolisakaridaen_US
dc.language.isootheren_US
dc.subjectIntermittent fastingen_US
dc.subjectimmunoglobulin Men_US
dc.subjectimmunoglobulin Gen_US
dc.subjectLipopolisakaridaen_US
dc.titlePengaruh Intermittent Fasting Pada Kadar Immunoglobulin M Dan Immunoglobulin G Tikus Wistar (Rattus Norvegicus) Setelah Dipapar Lipopolisakaridaen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang