Analisis Hubungan Dukungan Keluarga Dan Kepatuhan Penggunaan Obat Terhadap Outcome Terapi Pasien Hipertensi Di Rumah Sakit Tni Au Lanud Abdulrachman Saleh
Abstract
Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan terapi jangka panjang dan pengendalian tekanan darah secara konsisten untuk mencegah komplikasi. Keberhasilan terapi hipertensi dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya dukungan keluarga dan kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat. Dukungan keluarga berperan dalam memberikan motivasi, pengawasan, serta bantuan emosional, sedangkan kepatuhan minum obat menentukan efektivitas terapi yang dijalankan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat terhadap outcome terapi pada pasien hipertensi.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan di Rumah Sakit TNI AU Lanud Abdulrachman Saleh. Sampel penelitian berjumlah 89 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dukungan keluarga, kuesioner MMAS-8, serta data rekam medis untuk menilai tekanan darah. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan dukungan keluarga tinggi memiliki tekanan darah terkontrol 46% dan responden dengan kepatuhan pengobatan tinggi memiliki tekanan darah terkontrol 47,2%. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan dari dukungan keluarga dengan outcome terapi pasien hipertensi dengan nilai signifikansi (p=0,000) dan terdapat hubungan dari kepatuhan pengobatan terhadap outcome terapi pasien hipertensi (p=0,001).
Kesimpulan: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dari dukungan keluarga dan kepatuhan pengobatan terhadap outcome terapi pasien hipertensi.
Kata Kunci: Hipertensi, Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat, Outcome terapi.
