Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi Quizizz Pada Mata Pelajaran Pai Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di Smp Negeri 21 Malang
Abstract
Media pembelajaran Quizizz adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk menyalurkan pesan atau materi sebagai alat yang dapat merangsang perhatian, minat, pikiran serta perasaan peserta didik pada saat kegiatan pembelajaran untuk tercapainya suatu tujuan kegiatan pembelajaran. Pada aktivitas pembelajaran hubungan antara peserta didik serta lingkungan, fungsi media dapat diketahui sesuai dengan kelebihan media serta kendala atau kekurangan yang mungkin ada pada saat proses kegiatan pembelajaran.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan perencanaan, penggunaan dan evaluasi media pembelajaran Game edukasi Quizizz pada mata pelajaran PAI dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 21 Malang.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul data di analisis dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan menggunakan tanya jawab secara lisan dengan sumber penelitian dan dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal – hal yang berupa catatan, data tentang sekolah, modul ajar, laporan – laporan dan sebagainya.
Hasil penelitian yang didapatkan oleh peneliti terkait implementasi media pembelajaran Game Edukasi Quizizz pada mata pelajaran PAI dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 21 Malang sebagai berikut: a) perencanaan yang dimulai dengan: menyiapkan modul ajar, menyiapkan materi pembelajaran dan menyiapkan alat – alat yang akan digunakan. b) penggunaan media pembelajaran Game Quizizz antara lain: menentukan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan membuat soal menarik, variatif. Kemudian memanfaatkan fitur yang ada di Quizizz. Lalu memberikan umpan balik kepada siswa dan mereview hasilnya. Serta memberikan penghargaan atau pujian kepada siswa. c) penilaian orientasinya lebih kepada aspek pengetahuan yang dilakukan dengan tes dan penugasan. Selain itu, untuk penilaian aspek sikap guru menggunakan instrument penilaian skala melihat dari sikap ketika mempraktikkan nilai-nilai Islam, seperti sopan santun, menghormati guru, dan kejujuran dalam kelas. Sedangkan penilaian kompetensi keterampilan menggunakan instrument tes dapat dilihat dari keterampilan membaca Al-Qur’an dengan benar.
