Komposisi Harian Komunitas Ikan Padang Lamun Perairan Pantai Gili Noko Di Pulau Bawean Kabupaten Gresik Jawa Timur
Abstract
Lamun (seagrass) adalah vegetasi pantai yang dapat hidup dan berkembang dengan baik pada saat terendam air laut, serta mampu membentuk padang luas baik berupa vegetasi monospesifik maupun multispesifik yang memliki manfaat ekologi bagi beragam biota laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ikan padang lamun di Pantai Gili Noko Pulau Bawean Kabupaten Gresik Jawa Timur. Untuk mengetahui komunitas ikan di padang lamun perlu di adakan identifikasi ikan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Juni – 20 Juni 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yang bersifat kuantitatif dengan bentuk penelitian survey, yaitu suatu metode pengumpulan, penyajian dan menganalisaan data sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai objek yang diteliti dan menarik kesimpulan berdasarkan penelitian yang dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti temukan di Perairan Pantai Gili Noko Kabupaten Gresik Jawa Timur dapat disimpulkan bahwa ikan yang didapatkan sebanyak 34 spesies ikan dari 15 familia. Kelompok famili ikan dari hasil tangkap paling banyak yaitu pada Apongidae (23%), Pomacentridae (14%), dan Labridae (12%) dominasi famili apongidae menunjukkan bahwa ekosistem padang lamun di Perairan Pantai Gili Noko merupakan habitat ideal bagi apongidae sebagai tempat asuhan, pembesaran dan perkembang biakan.
Kata Kunci: Komposisi jenis, Ikan, Lamun, Gili Noko
